top of page

Lambaian Jenderal Tapol

Meski berstatus tahanan politik, ada saja kejadian unik yang dialami para penghuni rutan Nirbaya. Cerita itu terekam dalam catatan seorang “Jenderal Wartawan”.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Mayjen TNI Pranoto Reksosamodra (kedua dari kiri) di depan kantor Kodam V Jaya, Cililitan, ketika dibebaskan pada 16 Februari 1981. (Repro Catatan Jenderal Pranoto Reksosamodra).

  • 23 Mar 2021
  • 4 menit membaca

Diperbarui: 28 Apr 2025

RUMAH Tahanan Nirbaya yang terletak di kawasan Lubang Buaya, Jakarta Timur. Nama resminya adalah Instalasi Rehabilitasi Nirbaya disingkat Inrehab Nirbaya. Di tempat inilah sejumlah pejabat dan perwira tinggi yang terindikasi Gerakan 30 September (G30S) mendekam dalam status tahanan politik (tapol).


“Di sini saya berjumpa dengan Laksamana Udara Omar Dani, Jenderal Pranoto, Astrawinata (bekas Menteri Kehakiman era Sukarno), Soemardjo (bekas Menteri P dan K), dan beberapa perwira tinggi lainnya,” kenang Mochtar Lubis dalam Nirbaya: Catatan Harian Mochtar Lubis dalam Penjara Orde Baru.


Pada 4 Februari 1975, Mochtar Lubis memasuki hari pertama sebagai penghuni Nirbaya. Pemimpin redaksi Indonesia Raya itu dipenjara karena pemberitaan korannya yang menyorot secara kritis peristiwa Malari 1974 dan dianggap menyudutkan pemerintah. Hari-harinya di Nirbaya dituangkan ke dalam catatan harian.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Setalah Sutan Sjahrir dibebaskan, para pengikut Tan Malaka menyodorkan konsepsi untuk disetujui Sukarno. Hatta menyadari sedang terjadi kudeta.
bg-gray.jpg
Setelah diculik pengikut Tan Malaka, Sutan Sjahrir bikin perhitungan dengan penangkapan berantai. Adam Malik protes, Sayuti Melik pasrah digelandang ke bui.
bg-gray.jpg
Perdana Menteri Sutan Sjahrir diculik pengikut Tan Malaka, Presiden Sukarno minta Sjahrir dikembalikan.
bg-gray.jpg
Pengikut Tan Malaka menculik Sutan Sjahrir karena dianggap pengkhianat yang menjual tanah air kepada Belanda. Sukarno-Hatta memerintahkan untuk membebaskannya.
Saat tim-tim kejutan lain berguguran, Maroko masih bertahan. Sejauh mana tim Singa Atlas mampu meng-upgrade catatan sejarahnya?
Saat tim-tim kejutan lain berguguran, Maroko masih bertahan. Sejauh mana tim Singa Atlas mampu meng-upgrade catatan sejarahnya?
Dicetuskan seorang wartawan, pemenang Ballon d’Or senantiasa dipilih lewat voting wartawan.
Dicetuskan seorang wartawan, pemenang Ballon d’Or senantiasa dipilih lewat voting wartawan.
Sosok legendaris dengan cap super-sub bertuah. Diharapkan mendongkrak performa Manchester United yang tengah gudrah.
Sosok legendaris dengan cap super-sub bertuah. Diharapkan mendongkrak performa Manchester United yang tengah gudrah.
Aktor kawakan yang mencintai akting dan bisbol. Dikagumi Elvis Presley hingga jadi “anak emas” Walt Disney.
Aktor kawakan yang mencintai akting dan bisbol. Dikagumi Elvis Presley hingga jadi “anak emas” Walt Disney.
Instrumen musik berdawai yang beragam dan merentang zaman. Berevolusi menjadi instrumen musik paling populer.
Instrumen musik berdawai yang beragam dan merentang zaman. Berevolusi menjadi instrumen musik paling populer.
Film yang kontekstual terkait kesenjangan sosial. Mendatangkan penghargaan Cannes seiring perayaan 100 tahun perfilman Korea.
Film yang kontekstual terkait kesenjangan sosial. Mendatangkan penghargaan Cannes seiring perayaan 100 tahun perfilman Korea.
transparant.png
bottom of page