- 9 Jun 2023
- 2 menit membaca
Diperbarui: 2 hari yang lalu
SEHARI setelah menjabat sebagai Menteri/Panglima AD (Menpangad), Letjen TNI Soeharto mengganti susunan Staf Umum Angkatan Darat (SUAD). Susunan staf yang baru diumumkan pada 16 Oktober 1965. Asisten III/Personalia Menpangad yang sebelumnya dijabat Mayjen TNI Pranoto Reksosamodra digantikan oleh Brigjen TNI Hartono Rekso Dharsono.
“Macam-macam fitnah mulai dilemparkan kepadaku yang akhirnya menyebabkan aku harus meringkuk dalam tahanan sebagai Tahanan Politik G30S/PKI,” ujar Pranoto dalam Catatan Jenderal Pranoto Reksosamodra: Dari RTM Boedu Oetomo sampai Nirbaya.
Berdasarkan surat perintah yang diteken Soeharto, Pranoto ditahan sejak 16 Februari 1966. Pranoto dituding berada di kawasan Halim Perdanakusuma bersama pemimpin PKI D.N. Aidit pada malam peristiwa G30S. Lain itu, Pranoto pada 19 November 1965 disebut-sebut mengadakan rapat besar di sejumlah kota di Jawa Tengah sembari membagikan senjata kepada orang-orang PKI. Antara lain: Kebumen, Kutoardjo, dan Purworejo.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















