- 9 Mei 2021
- 3 menit membaca
Diperbarui: 7 Mar
ORANG Indonesia begitu semangat memasuki bulan suci Ramadan. Salah satunya kegiatan pulang ke kampung halaman atau lebih dikenal dengan istilah mudik. Kata mudik berasal dari kata udik yang artinya hulu. Alkisah, pada zaman dahulu sebelum migrasi urban terjadi di kota-kota besar Indonesia, banyak wilayah kampung disebut udik. Ini misalnya tersua di Batavia. Berbagai hasil pangan diambil dari wilayah-wilayah di luar tembok kota di selatan atau wilayahhulu (udik). Para petani tersebut membawa hasil pangan mereka untuk dijual melalui sungai di wilayah hilir (kota) dari sanalah kemudian tercipta istilah hilir-mudik.
Mudik berkembang di berbagai negara terutama yang penduduknya mayoritas muslim dan Indonesia termasuk didalamnya. Mudik di Indonesia menjadi tradisi tahunan jelang Lebaran. Itulah kesempatan bagi masyarakat untuk bertatap muka dengan sanak saudara, berpisah sebentar dari kepenatan kota tempat mereka bekerja.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












