top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Libero Handal Itu Bernama Bejo Sugiantoro

Walau kiprahnya di tepi lapangan tak se-“bejo” saat masih jadi pemain, nama “Bejo” Sugiantoro selalu harum dalam kenangan di persepakolaan Indonesia.

26 Feb 2025

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Bejo Sugiantoro yang pernah berjaya bersama Persebaya Surabaya di akhir 1990-an. (ligaindonesiabaru.com).

Diperbarui: 29 Des 2025

LANGIT kelabu menggelayuti persepakbolaan Indonesia seiring kabar wafatnya salah satu maestro si kulit bundar “Bejo” Sugiantoro. Palang pintu legendaris Persebaya Surabaya dan timnas Indonesia era 1990-an itu menghembuskan nafas terakhir pada Selasa (25/2/2025) di usia 47 tahun. 

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Yang Tersisa dari Warisan Salahuddin di Pelosok Prancis

Yang Tersisa dari Warisan Salahuddin di Pelosok Prancis

Alkisah Masjid Buzancy di Ardennes, Prancis yang dibangun atas permintaan Sultan Salahuddin. Hancur semasa Revolusi Prancis. Kini beralih fungsi jadi sekolah.
Persekutuan Tuan Rondahaim dan Sisingamangaraja

Persekutuan Tuan Rondahaim dan Sisingamangaraja

Tuan Rondahaim dan Sisingamangaraja bersekutu melawan Belanda. Keduanya telah ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional.
Bukan Band Manis, God Bless Band Idealis

Bukan Band Manis, God Bless Band Idealis

God Bless tak mau sembarangan bikin album. Laris bukan tujuan mereka menelurkan album.
Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Kebun pertama tembakau Deli kini menjadi perkampungan di sekitar Jalan Platina, Medan.
Pengusaha Hiburan Malam Naik Haji

Pengusaha Hiburan Malam Naik Haji

Pengusaha hiburan malam yang mengorbitkan banyak penyanyi beken ini mengalami kejadian aneh saat menunaikan ibadah haji.
bottom of page