top of page

Maradona-nya Indonesia Telah Tiada

Tenar karena karakter bermain dan gaya rambutnya mirip Maradona. Berhasil bangkit dari keterpurukan pasca-gantung sepatu.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Zulkarnaen Lubis tutup usia di umur 59 tahun (Foto: pssi.org)

  • 11 Mei 2018
  • 2 menit membaca

INNALILLAHI wa inna ilaihi rojiun. Sepakbola nasional kehilangan salah satu legenda terbaiknya Jumat (11/5/2018) pagi. Zulkarnain Lubis menghembuskan nafas terakhir akibat serangan jantung di Pali, Sumatera Selatan, pukul 07.45 pagi di usia 59 tahun.


Dalam laman resmi PSSI, Plt. Ketum PSSI Joko Driyono menghaturkan belasungkawa untuk legenda yang juga suami mantan pesepakbola putri dan anggota Komite Eksekutif PSSI cum Ketua Asosiasi Sepakbola Wanita Indonesia (ASBWI) Papat Yunisal itu.


“PSSI sangat berterimakasih atas dedikasi, komitmen, dan kontribusi besar Zulkarnain Lubis untuk sepakbola Indonesia,” ungkap Joko di pssi.org, Jumat (11/5/2018).


Kemenpora tak ketinggalan mengungkapkan dukacitanya. “Karena kepiawaiannya mengolah bola, saat aktif bermain beliau dijuluki sebagai Maradona Indonesia. Jasanya untuk kejayaan negeri ini tak akan pernah kami lupakan,” cuit akun Twitter @KEMENPORA_RI.


Zulkifli yang dijuluki Maradona-nya Indonesia merintis karier sejak 1970 di PSBK Binjai. Nama pesepakbola kelahiran Binjai, Sumatera Utara, 21 Desember 1958 itu meroket kala berseragam PSMS Medan. Dari sana, dia kemudian bergabung dengan Mercu Buana, Yanita Utama, Krama Yudha Tiga Berlian, Petrokimia Putra, dan PSM Makassar.


Zul mengenakan seragam kebanggaan dengan logo Garuda di dada sejak 1983 sampai 1986. Di ajang terakhirnya, Asian Games di Seoul, Zul ikut mengantar Indonesia mencapai empat besar. Pencapaian di pesta olahraga terbesar se-Asia itu masih jadi rekor terbaik hingga kini.


Terpuruk dan Bangkit


Sebagaimana banyak atlet dalam negeri lain, Zul yang gantung sepatu pada 2000 kehidupannya sempat menukik tajam. Untuk menyambung hidup, Zul mesti pontang-panting dari berbisnis kecil-kecilan hingga berdagang nasi goreng di Cimahi.


Kehidupannya baru membaik setelah diminta membantu almarhum Ronny Pattinasarani mencari bibit-bibit timnas U-15 tiga tahun kemudian. Zul setahun setelah itu juga diminta mengasuh tim putri SSB Queen milik legenda sepakbola putri Papat Yunisal.


Di tahun itu juga Zul meminang Papat. “Sebenarnya sudah lama kenal, dari dulu, tapi tidak begitu akrab. Karena waktu itu (semasa di timnas) training camp-nya bareng antara timnas wanita dengan timnas pria. Latihannya juga sama-sama di Senayan (kini Stadion Utama Gelora Bung Karno),” cetus Papat kepada Historia, akhir 2017.


Sejak 2015, Zul menukangi tim PS PALI (Penukang Abab Lematang Ilir) dan dikontrak hingga 2019. Zul berhasil membawa tim itu menjuarai Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) tahun 2015.


Kini, sang pengumpan matang itu telah tiada. Pihak keluarga sudah ke Pali untuk mengurus jenazahnya. Rencanya, jenazah sang legenda akan dikebumikan di Binjai dan melalui pesan singkat, Historia juga mengirim ucapan belasungkawa terdalam secara pribadi kepada Papat Yunisal, sang istri.


"Terima kasih atas doa dan ucapannya maafkan segala kesalahan suami saya almarhum," tandas Papat membalas pesan singkat Historia.

Komentar

Dinilai 0 dari 5 bintang.
Belum ada penilaian

Tambahkan penilaian
bg-gray.jpg
Sjahrir-Amir Sjarifoeddin memburu para oposannya. Sukarno pinjamkan mobil dan beri sangu untuk menangkap Tan Malaka dan kawan-kawannya.
bg-gray.jpg
Tan Malaka tampil pertama kali untuk menghimpun kekuatan dalam Persatuan Perjuangan. Oposisi Tan Malaka berhasil menjatuhkan Kabinet Sutan Sjahrir, namun hanya kemenangan semu.
bg-gray.jpg
Sutan Sjahrir menemui Tan Malaka untuk bekerja sama. Namun, dua tokoh Minang ini tak sejalan dalam perjuangan. Sjahrir memilih diplomasi membuat Tan Malaka oposisi.
bg-gray.jpg
Pohon ini punya narasi mitos bisa menurunkan hujan. Menarik berbagai pemerintah kolonial Eropa untuk mendapatkan dan memperkenalkan tanaman ini ke berbagai negeri jajahan.
Upaya membentuk hubungan egaliter lelaki-perempuan sudah dilakukan sejak lama.
Upaya membentuk hubungan egaliter lelaki-perempuan sudah dilakukan sejak lama.
Ini tentang manusia mulai mengenal komik, superhero pertama dalam komik, tokoh pencipta Tintin, dan komik bertema kehidupan masyarakat Indonesia.
Ini tentang manusia mulai mengenal komik, superhero pertama dalam komik, tokoh pencipta Tintin, dan komik bertema kehidupan masyarakat Indonesia.
Kartini adalah sang pemula dari proses revolusi nasional.
Kartini adalah sang pemula dari proses revolusi nasional.
Tema budaya bahari dipilih untuk mengingatkan bangsa Indonesia sebagai negara kepulauan dan laut sebagai penghubungnya.
Tema budaya bahari dipilih untuk mengingatkan bangsa Indonesia sebagai negara kepulauan dan laut sebagai penghubungnya.
Percampuran banyak budaya di Kota Budapest akan dituangkan lewat pameran bersama antar dua negara.
Percampuran banyak budaya di Kota Budapest akan dituangkan lewat pameran bersama antar dua negara.
Nyaris semua mata tertuju pada Manuel Neuer. Dikambinghitamkan laiknya Rene Higuita 28 tahun lalu.
Nyaris semua mata tertuju pada Manuel Neuer. Dikambinghitamkan laiknya Rene Higuita 28 tahun lalu.
transparant.png
bottom of page