top of page

Mata Uang dari Cangkang Kerang

Cangkang kerang pernah menjadi mata uang. Sistem moneter purba yang efisien dan stabil.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Cangkang kerang cowrie.

6 Jun 2019
3 menit membaca

Diperbarui: 5 Agu

ADA masa di mana selembar uang kertas seratus ribuan rupiah bewarna pink tak lagi bisa dipakai untuk membayar belanjaan. Tak laku ia dipasaran karena yang berlaku waktu itu adalah uang dari kulit kerang yang kini dengan mudah bisa didapat di antara serakan kerang-kerang di pantai-pantai Indonesia.


Ingrid Van Damme dari Museum Bank Nasional Belgia dalam laman Citéco menulis, kulit kerang pada masa lalu pernah digunakan sebagai alat pembayaran dan dianggap sebagai simbol kekayaan dan kekuasaan. "Penggunaan sistem moneter ini berlanjut hingga abad ke-20," tulisnya. 


Dua varietas kerang yang paling utama adalah Cypreae moneta dan Cypraea annulus, atau apa yang sering disebut kerang cowrie. Keduanya punya semua fitur yang dapat diharapkan dari mata uang, yaitu daya tahan, kenyamanan, dapat dibagi, serta mudah diidentifikasi. 

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Gatot Soebroto menjadi tentara Belanda ditentang sang ayah karena tidak ingin anaknya menjadi penindas bangsanya. Dia membuktikan diri sebagai tentara yang peduli kaum lemah hingga dicap sersan gila oleh atasannya.
bg-gray.jpg
Ikut dikirim ke Ambon, Gatot Soebroto dikira keluarganya sudah mati. Masa Pendudukan Jepang membuatnya “menukar” seragam dari KNIL ke PETA.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s long journey to fight for justice for women came to a halt during the Japanese occupation.
bg-gray.jpg
Gatot Soebroto berani dan suka berkelahi, yang berakibat dikeluarkan dari sekolah. Di balik sikap kerasnya, dia baik hati ibarat seharum tanjung tetapi sekeras baja.
Apa yang bisa didapatkan dari perang? Mungkin kuasa, bisa juga kebanggaan. Yang pasti, derita  korban.
Apa yang bisa didapatkan dari perang? Mungkin kuasa, bisa juga kebanggaan. Yang pasti, derita  korban.
Pandemi COVID-19 berimbas pada Olimpiade Tokyo. Seolah mengulang cerita kelam 80 tahun silam meski penyebabnya berbeda.
Pandemi COVID-19 berimbas pada Olimpiade Tokyo. Seolah mengulang cerita kelam 80 tahun silam meski penyebabnya berbeda.
Ini perkara duit. Teryata duit dari zaman dahulu kala selalu bikin jadi perkara.
Ini perkara duit. Teryata duit dari zaman dahulu kala selalu bikin jadi perkara.
Pameran ilustrasi sejarah gerakan kaum kiri di Indonesia. Menyajikan narasi masa lalu lewat karya seni.
Pameran ilustrasi sejarah gerakan kaum kiri di Indonesia. Menyajikan narasi masa lalu lewat karya seni.
Bukan mangkrak, museum ini cuma butuh dana dan komitmen yang besar. Butuh dana 40 milyar lagi.
Bukan mangkrak, museum ini cuma butuh dana dan komitmen yang besar. Butuh dana 40 milyar lagi.
Pembangunan Museum Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI)  di Koto Tinggi bukan mangkrak namun hanya “membutuhkan dana dan komitmen besar” dari berbagai pihak yang terlibat dalam pekerjaan ini.
Pembangunan Museum Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) di Koto Tinggi bukan mangkrak namun hanya “membutuhkan dana dan komitmen besar” dari berbagai pihak yang terlibat dalam pekerjaan ini.
transparant.png
bottom of page