top of page

Mata Uang Zaman Kuno

Emas dan perak menjadi mata uang utama dalam transaksi jual beli pada masa Hindu-Buddha, khususnya Jawa Kuno.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Mata uang atak dengan motif biji wijen ini ditemukan di bagian belakang dinding sumuran Candi Garuda, Kompleks Candi Prambanan pada Juni 1991. Diperkirakan dibuat pada abad 9 M. Tingkat kemurnian emasnya 18 karat (75,27%). Foto: Kemendikbud.

27 Des 2017
4 menit membaca

Diperbarui: 25 Mei

JUAL beli bukan hal baru bagi masyarakat Hindu-Buddha awal. Wli, istilah Jawa Kuno, untuk beli ditemukan dalam prasasti dari 878 M. Begitu juga istilah Sansekerta, wyaya, ditemukan pada tahun yang sama dalam prasasti lain.


“Ini mengindikasikan memang sudah ada transaksi jual beli pada masa itu. Namun, belum diketahui dengan pasti apakah memang semua transaksi menggunakan mata uang,” tulis arkeolog Supratikno Rahardjo dalam Peradaban Jawa.


Prasasti dari akhir abad 9 M hingga awal 10 M mengindikasikan mata uang perak dan emas telah umum digunakan. Jumlahnya terbatas dilihat dari nilai mata uang emas dan perak yang berharga besar. Maksudnya, untuk pembelian barang berharga tinggi, misalnya seekor kerbau kira-kira 39,569 gram emas atau mas 1 su. Jika dengan perak seberat 212,301 gram atau dha 5 ma 8. Sementara kambing, harganya pirak 4 ma.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Gatot Soebroto menjadi kepala polisi wilayah Banyumas pada awal kemerdekaan. Dekat dengan anak buah, Gatot berhasil memimpin pasukan dalam pertempuran Ambarawa.
bg-gray.jpg
Gatot Soebroto menjadi tentara Belanda ditentang sang ayah karena tidak ingin anaknya menjadi penindas bangsanya. Dia membuktikan diri sebagai tentara yang peduli kaum lemah hingga dicap sersan gila oleh atasannya.
bg-gray.jpg
Ikut dikirim ke Ambon, Gatot Soebroto dikira keluarganya sudah mati. Masa Pendudukan Jepang membuatnya “menukar” seragam dari KNIL ke PETA.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s long journey to fight for justice for women came to a halt during the Japanese occupation.
Secara resmi Perang Korea belum berakhir. Dan perseteruan pun masih kerap terjadi, yang antara lain diredakan dengan sebuah lapangan golf.
Secara resmi Perang Korea belum berakhir. Dan perseteruan pun masih kerap terjadi, yang antara lain diredakan dengan sebuah lapangan golf.
Media asing heran di Bali minim kasus Corona. Barangkali karena orang Bali menjalankan tradisi leluhur dalam menghadapi wabah penyakit.
Media asing heran di Bali minim kasus Corona. Barangkali karena orang Bali menjalankan tradisi leluhur dalam menghadapi wabah penyakit.
Lewat kemenangan 6-1 Spurs membuat Old Trafford jadi kuburan bagi pemiliknya. Mengulang sejarahnya.
Lewat kemenangan 6-1 Spurs membuat Old Trafford jadi kuburan bagi pemiliknya. Mengulang sejarahnya.
Sebuah tempat penyulingan anggur berusia ribuan tahun ditemukan di Armenia.
Sebuah tempat penyulingan anggur berusia ribuan tahun ditemukan di Armenia.
Sejumlah kisah lucu diceritakan oleh seorang komandan batalyon di front Bandung Barat.
Sejumlah kisah lucu diceritakan oleh seorang komandan batalyon di front Bandung Barat.
Serambi rumah menjadi tempat favorit penduduk Batavia untuk bercengkerama. Di tempat ini pula keributan hingga perkelahian kerap terjadi di antara tetangga dan pasangan suami istri.
Serambi rumah menjadi tempat favorit penduduk Batavia untuk bercengkerama. Di tempat ini pula keributan hingga perkelahian kerap terjadi di antara tetangga dan pasangan suami istri.
transparant.png
bottom of page