top of page

Melihat Lebih Jernih dengan Kacamata

Mata bekerja keras saat melihat benda berukuran kecil atau berada di kejauhan. Manusia lalu berpikir untuk menciptakan alat yang membantu mata. Diciptakanlah kacamata.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Benjamin Franklin memakai kacamata untuk membaca. (Wikimedia Commons).

13 Jul 2024
3 menit membaca

Diperbarui: 17 Mei

DI AWAL penemuannya, kacamata hanya dipakai kalangan terbatas seperti ahli mekanik (pembuat jam dan perhiasan) serta para pemikir (pendeta biara, fisikawan, dan filsuf). Lalu kacamata berkembang sesuai kebutuhan manusia, dari mengatasi gangguan penglihatan hingga bagian dari gaya hidup.


Berikut ini perjalanan sejarah kacamata.


Smaragdus

Kaisar Nero, penguasa Romawi pada 54–68 SM, merasa terganggu penglihatannya karena silau sinar matahari saat menyaksikan pertandingan gladiator di Colloseum, Roma. Menurut sejarawan Pliny (23–71 SM), Nero lalu mengenakan batu permata hijau atau disebut smaragdus yang sudah diasah untuk mengurangi silau.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
It was not without reason that Ahmad Subardjo was nicknamed “The Guarantor of Independence” in Indonesia. However, he was absent when Sukarno proclaimed independence.
bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo was born in Karawang to a family of Acehnese and Javanese nobility. The beloved son of a civil service police officer, he moved to Batavia to continue his education at a Dutch school.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah became the first female minister in Indonesian history. She handled everything from diplomacy and labor issues to makeup and lipstick.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
 Sejak dini, Sandiaga terobsesi beragam olahraga. Menurun dari orangtuanya
Sejak dini, Sandiaga terobsesi beragam olahraga. Menurun dari orangtuanya
Tuan rumah terhindar dari malu di Indonesia Open 2019 berkat kegemilangan ganda putra. Sektor yang dulunya dipandang sebelah mata.
Tuan rumah terhindar dari malu di Indonesia Open 2019 berkat kegemilangan ganda putra. Sektor yang dulunya dipandang sebelah mata.
Tragedi Kanjuruhan jadi salah satu petaka terparah dalam catatan sejarah.
Tragedi Kanjuruhan jadi salah satu petaka terparah dalam catatan sejarah.
Meski namanya masih asing di telinga, kerja keras bangsa Viking ini membuahkan prestasi dalam sepakbola.
Meski namanya masih asing di telinga, kerja keras bangsa Viking ini membuahkan prestasi dalam sepakbola.
transparant.png
bottom of page