- 9 Des 2023
- 3 menit membaca
Diperbarui: 20 Jun
SEBUAH berlian 75 karat itu jadi primadona tersendiri. Mirip buah aprikot, berlian berukuran 21 x 19,3 milimeter itu berbentuk bros bingkai artistik berlapis emas selebar dua meter. Kini bros bernilai tinggi itu tak lagi milik Museum Volkenkunde di Belanda tapi sudah resmi kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi.
Bros berlian Lombok itu termasuk ke dalam 335 harta karun Lombok hasil jarahan Belanda pada Ekspedisi Lombok 1894 yang direpatriasi dari Belanda ke Indonesia. Peresmian serah terimanya sudah dilakukan Menteri Muda urusan Kebudayaan dan Media Belanda Gunay Uslu dengan Dirjen Kebudayaan RI Hilmar Farid di Leiden pada 10 Juli 2023.
Selain bros berlian, benda-benda lain yang sudah dikembalikan itu antara lain kotak tembakau, cincin, selop, kalung/jimat, patung dewa, lukisan cat minyak, dan sebuah deder keris berlapis emas dan bertabur batu permata. Benda-benda itu sudah bisa dilihat dalam pameran“Repatriasi: Kembalinya Saksi Bisu Peradaban Nusantara” di Galeri Nasional Jakarta, 28 November-10 Desember 2023.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















