top of page

Menuntut Repatriasi Jarahan Belanda Usai Bertikai

Pemerintah Indonesia menjajaki repatriasi benda-benda bersejarah sejak Konferensi Meja Bundar. Gagal terealisasi di era Sukarno karena terganjal resistensi Belanda.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Menteri Pengajaran, Pendidikan, dan Kebudajaan, Moh. Yamin saat melawat ke Belanda medio 1954 dalam salah satu upaya repatriasi. (Nationaal Archief).

22 Nov 2023
5 menit membaca

Diperbarui: 20 Jun

SEJAK Indonesia merdeka, penjajakan untuk merepatriasi benda-benda budaya dan bersejarah dari Belanda sudah dilakukan seiring penyelesaian pertikaian di Konferensi Meja Bundar (KMB) pada pengujung 1949. Kesadaran akan pentingnya benda budaya untuk dipulangkan bahkan sudah bergaung jauh sebelum itu.


Pada 10 Juli 2023, Belanda resmi menyerahkan kembali 472 benda bersejarah Indonesia setelah upaya repatriasinya dilakukan dengan cara berbeda, yakni melalui penelitian bersama tim ahli Belanda dan Indonesia terlebih dulu. Meski begitu, pulangnya ke-472 benda bersejarah tersebut tetap merupakan kelanjutan cita-cita yang sudah ada sejak era pergerakan hingga KMB.


“Kalau kita flashback ke belakang, sudah dari zaman Boedi Oetomo 1908 ketika terjadi apa yang disebut sebagai politik identitas dan warisan budaya. Kemudian di tahun 1930-an ada politik kebudayaan mempertanyakan, apakah patut benda-benda tersebut berada di luar negara asalnya?” ujar I Gusti Agung Wesaka Puja, ketua Tim Repatriasi Koleksi Asal Indonesia di Belanda dalam program “Dialog Sejarah: Ada yang Mau Pulang” di kanal Youtube Historia.ID, 28 Juli 2023.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Djalimin was sentenced to 15 years in prison for killing a Dutch man who was about to rape her. A question posed by a member of the Indonesian House of Representatives to the government led to her release.
bg-gray.jpg
Bersama Henk Sneevliet, Adolf Baars mempelopori komunisme di Indonesia. Takdir keduanya setali tiga uang, berakhir tragis di tangan Nazi.
bg-gray.jpg
Jauh di pedalaman hutan Papua yang terisolasi, sejumlah warga Lampung turut menjalani hidup sebagai tahanan politik. Salah satunya adalah Sjahmin Pandjinegara.
bg-gray.jpg
PKI memiliki tradisi intelektual yang kuat. Membawa gagasan ke tengah masyarakat melalui pendidikan dan pemberantasan buta huruf. Hasilnya menjadi salah satu partai terbesar.
Sejarawan Sri Margana menyoroti klaim-klaim kontradiktif hingga lemahnya kronologi dan paradigma. Prof. Asvi Warman Adam mempersoalkan upaya legitimasi terhadap Orde Baru.
Sejarawan Sri Margana menyoroti klaim-klaim kontradiktif hingga lemahnya kronologi dan paradigma. Prof. Asvi Warman Adam mempersoalkan upaya legitimasi terhadap Orde Baru.
Perkembangan zaman membuat tarian Jawa beradaptasi agar tetap bertahan.
Perkembangan zaman membuat tarian Jawa beradaptasi agar tetap bertahan.
Kebutuhan akan spiritualitas membuat minat kepada Budhisme meningkat pesat di China.
Kebutuhan akan spiritualitas membuat minat kepada Budhisme meningkat pesat di China.
Untuk memperbaiki pertanian rakyatnya, Mangkunegara VII dan Ir. Sedyatmo membangun jembatan air. Sukses meski ditentang Belanda.
Untuk memperbaiki pertanian rakyatnya, Mangkunegara VII dan Ir. Sedyatmo membangun jembatan air. Sukses meski ditentang Belanda.
Sebuah tempat penyulingan anggur berusia ribuan tahun ditemukan di Armenia.
Sebuah tempat penyulingan anggur berusia ribuan tahun ditemukan di Armenia.
Konflik dengan seorang mantri polisi menjadi kenangan yang tak terlupakan bagi Saifuddin Zuhri.
Konflik dengan seorang mantri polisi menjadi kenangan yang tak terlupakan bagi Saifuddin Zuhri.
transparant.png
bottom of page