top of page

Mevrouw Jans Ahli Jamu Asal Semarang

Kecintaannya pada jamu dan rasa kehilangan akibat sang anak mangkat mendorong Jans menulis sebuah buku tentang jamu. Jadi pegangan banyak rumah tangga orang Eropa di Hindia-Belanda.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Jan mengenakan kebaya di halaman rumahnya. Sumber: Kehidupan Sosial di Batavia.

27 Jul 2019
3 menit membaca

TINGGAL jauh dari kota besar tak membuat Johanna Maria Carolina Verstegh, putri pemilik perkebunan kopi di Weleri, Jawa Tengah, merasa terisolasi. Dia justru lebih dekat dengan lingkungan alam sekitar lantaran sering menemani ibunya, Albertina van Spreeuwenburg, memetik tanaman obat. Dari kegemaran ibunya inilah Jan akrab dan ikut menggemari jamu.


Bagi orang Eropa yang tinggal di pedalaman Hindia-Belanda, akses kesehatan boleh dikata hampir tak ada. Bila ada seorang anggota keluarga yang sakit, bahan alam yang mudah didapat adalah jalan tercepat untuk pertolongan pertama. Fenomena pengobatan tradisional menggunakan tanaman alami itu di kemudian hari mempopulerkan ungkapan "Kijk in Kloppenburg" (Periksa di Kloppenburg). Ungkapan itu mengacu pada buku tentang resep jamu karya Jans Kloppenburg-Verstegh yang terbit pada 1907, Indische Planten en Haar Geneeskracht (Tanaman asli Hindia dan kekuatan penyembuhnya).


Tradisi pengobatan alami itu pula yang dipilih Albertina. Mendalami teknik pengobatan tradisional, khususnya jamu, Albertina sering mengobati orang-orang sakit di sekitar tempat tinggalnya. Aktivitasnya itu amat membekas pada diri Jan, yang kemudian mengikuti jejak ibunya.


Jans dinikahiHerman Kloppenburg pada 1881, pemuda yang datang dari Belanda lima tahun sebelumnya. Mereka tinggal di sebuah rumah-vila besar di Jalan Bodjong(sekarang Jalan Pemuda), Semarang. Kawasan rumah Jans dianggap tempat paling indah di Semarang kala itu, hunian banyak orang Eropa yang kaya raya.


Pernikahan Jans dikaruniai anak bernama Tina. Namun, Tina meninggal di usia 14 tahun lantaran sakit. Dokter pertama mengatakan Tina sakit malaria. Dokter lain mengatakan Tina sakit typhus. Karena sudah telalu parah, Tina tak tertolong dan meninggal pada 1899. Kematian Tina mendorong Jans menulis tentang jamu dan tanaman obat di Hindia-Belanda.


Dalam bukunya, Jans tak punya pretensi ilmiah. Ia hanya memberi informasi seputar resep jamu, kegunaan, dan khasiat tanaman obat yang didapat dari lingkungan sekitar. Bahan-bahan tulisannya pun didapat dari para dukun, penjual obat di pasar, atau bertanya pada penduduk sekitar tempat tinggalnya.


Profesor Hans Pols dari University of Sydney dalam “European Physicians and Botanists, Indigenous Herbal Medicine in the Dutch East Indies, and Colonial Networks of Mediationngan” menyebut karya Jans menjelaskan pengobatan tradisional secara sistematis. Karya Jans menjembatani kekosongan antara ilmu pengetahuan dan kearifan lokal.


Saat pertama kali dicetak, buku Jans terdiri dari dua bagian. Pertama, memuat uraian singkat mengenai nama daerah, asal tumbuhan berikut nama latinnya, morfologi, dan bagian tanaman yang bisa digunakan plus khasiatnya. Bagian kedua memuat resep pengobatan dan petunjuk pemeliharaan sesuai kebiasaan yang dilakukan orang Jawa.


Ada banyak pengobatan penyakit yang dijelaskan dalam buku Jans, mulai dari perawatan rambut, penanganan demam hingga pegobatan malaria. Untuk mengobati encok, misalnya, Jans menganjurkan penggunaan daun gandarusa. Setelah ditumbuk hingga halus, daun itu lalu dioleskan ke bagian tubuh yang terasa nyeri. Sementara, untuk mengobati ambeien, Jans menginformasikan cara penyebuhannya dengan meminum air rebusan 12 lembar daun iler.


Selain pengobatan dari daun, Jans juga menulis tentang khasiat empon-empon. Kencur, misalnya, amat berguna untuk mengobati batuk. Kencur yang sudah dikupas lalu dicuci, dihaluskan dan diambil airnya sebanyak satu sendok teh untuk diminum sehari. Bisa juga kencur yang sudah dikupas ditelan bulat-bulat. Dalam dua-sampai tiga hari, Jans mengklaim batuk akan segera sirna.


Kencur yang dihaluskan, kata Jans, juga bisa untuk obat pegal dan kedinginan karena memberikan efek hangat. Hal itu merupakan kebiasaan dalam masyarakat Jawa, di mana umum para ibu membaluri kencur (biasanya bukan hasil tumbuk atau parutan tapi dikunyah sang ibu) pada bayinya yang sakit. Bagi orang dewasa, kencur tidak banyak berguna karena kurang terasa panas. Sebagai gantinya, pengobatan Jawa menggunakan cabai yang dihaluskan untuk obat penangkal kedinginan.


Buku Jans jadi pegangan hampir semua rumah tangga Eropa di Hindia, terutama mereka yang tinggal jauh dari pusat kota. Buku Jans juga menjadi panduan para perempuan Eropa yang membuat kebun obat pribadi di rumah masing-masing. Hal itu, kata Guru Besar Ilmu dan Teknologi Pangan Universitas Gadjah Mada Profesor Murdijati Gardjitodalam bukunya Jamu Pusaka Penjaga Kesehatan Bangsa Asli Indonesia,jadi bukti bahwa pengobatan tradisional kita, jamu, bisa diterima semua kalangan. Reputasi Jans kemudian menyebar dengan cepat di kalangan penduduk Eropa. Banyak pasien yang datang untuk minta disembuhkan. Jans terkenal sebagai ahli jamu dari Semarang.

Komentar

Dinilai 0 dari 5 bintang.
Belum ada penilaian

Tambahkan penilaian
bg-gray.jpg
Pengalaman dan usianya membuat Gatot Soebroto acap jadi tempat mengadu para perwira. Namanya tetap abadi di banyak tempat, mulai jalan-jalan protokol hingga RSPAD.
bg-gray.jpg
Kasus perdagangan anak di daerah transmigrasi Rawa Makmur, Kalimantan Timur ungkap kemiskinan ekstrem yang menjerat kehidupan para transmigran. Praktik korupsi aparat disinyalir biang keladinya.
bg-gray.jpg
Panglima tempur yang memadamkan gejolak di berbagai daerah. Menggagas banyak hal penting setelah aktif lagi di Angkatan Darat.
bg-gray.jpg
Sebagai gubernur militer, Gatot Soebroto berperan dalam penumpasan pemberontakan PKI di Madiun. Dia disebut turut bertanggung jawab atas eksekusi mati Amir Sjarifoeddin cs.
Komunitas pecinta sejarah yang memadukan olahraga dengan tur ke situs bersejarah di Cianjur. Digagas anak-anak muda.
Komunitas pecinta sejarah yang memadukan olahraga dengan tur ke situs bersejarah di Cianjur. Digagas anak-anak muda.
Kasultanan Yogyakarta memberi jaminan keselamatan kepada rakyat yang melakukan perjalanan jauh dari tempat tinggalnya. Dituangkan dalam dua peraturan.
Kasultanan Yogyakarta memberi jaminan keselamatan kepada rakyat yang melakukan perjalanan jauh dari tempat tinggalnya. Dituangkan dalam dua peraturan.
Persahabatan dan kerjasama manusia dan gajah di Burma semasa Perang Dunia II berperan penting dalam kemenangan Inggris atas Jepang.
Persahabatan dan kerjasama manusia dan gajah di Burma semasa Perang Dunia II berperan penting dalam kemenangan Inggris atas Jepang.
Terlepas logis-tidaknya siklus kutukan atau kebetulan, Jerman mengulang rekor getir 80 tahun lampau.
Terlepas logis-tidaknya siklus kutukan atau kebetulan, Jerman mengulang rekor getir 80 tahun lampau.
Keberagaman dalam Imlek menjadi semangat baru bagi bangsa Indonesia untuk bangkit melawan pandemi covid-19.
Keberagaman dalam Imlek menjadi semangat baru bagi bangsa Indonesia untuk bangkit melawan pandemi covid-19.
Penghapusan monopoli telekomunikasi turunkan harga ponsel. Tak lagi jadi barang milik kaum elite.
Penghapusan monopoli telekomunikasi turunkan harga ponsel. Tak lagi jadi barang milik kaum elite.
transparant.png
bottom of page