top of page

Om Sjahrir dan Anak-Anak Banda Neira

Bersahabat dan mengajar anak-anak jadi pengobat kesunyian Sutan Sjahrir di masa pembuangan. Tiga bocah Banda dijadikannya anak angkat.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Sutan Sjahrir. (ANRI).

10 Jul 2024
4 menit membaca

Diperbarui: 5 Mar

PANORAMA laut biru berpadu dengan deretan pulau dan gunung nan cantik jadi pelengkap pesona Pulau Banda Neira, Kepulauan Banda, Maluku Tengah. Di pulau itu Sutan Sjahrir bersama Mohammad Hatta menjalani masa pembuangannya yang kedua setelah dipindah dari Boven Digul, Papua.


Seorang bocah Banda yang kelak jadi anak angkat Bung Hatta, Des Alwi, mengenang momen kedatangan Sjahrir dan Hatta ke Banda Neira pada Februari 1936. Saat itu, keduanya datang dengan kapal berbendera Belanda, Fommelhaut, yang melepas jangkar di Pelabuhan Banda Neira. “Tuan-tuan itu berwajah pucat,” kenang Des Alwi dalam buku Hatta: Jejak yang Melampaui Zaman.


Kepada Des Alwi di dermaga, Sjahrir dan Hatta menanyakan rumah dua tokoh lain yang juga sudah sejak 1928 menghuni Banda usai dipindahkan dari Boven Digul, dr. Tjipto Mangoenkoesoemo dan Iwa Koesoemasoemantri.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Djalimin was sentenced to 15 years in prison for killing a Dutch man who was about to rape her. A question posed by a member of the Indonesian House of Representatives to the government led to her release.
bg-gray.jpg
Bersama Henk Sneevliet, Adolf Baars mempelopori komunisme di Indonesia. Takdir keduanya setali tiga uang, berakhir tragis di tangan Nazi.
bg-gray.jpg
Jauh di pedalaman hutan Papua yang terisolasi, sejumlah warga Lampung turut menjalani hidup sebagai tahanan politik. Salah satunya adalah Sjahmin Pandjinegara.
bg-gray.jpg
PKI memiliki tradisi intelektual yang kuat. Membawa gagasan ke tengah masyarakat melalui pendidikan dan pemberantasan buta huruf. Hasilnya menjadi salah satu partai terbesar.
Perkembangan zaman membuat tarian Jawa beradaptasi agar tetap bertahan.
Perkembangan zaman membuat tarian Jawa beradaptasi agar tetap bertahan.
Pahlawan sejatinya manusia biasa. Pengajaran sejarah mestinya bisa menghadirkan sosok humanisnya.
Pahlawan sejatinya manusia biasa. Pengajaran sejarah mestinya bisa menghadirkan sosok humanisnya.
Penelitian Belanda dan berbagai kasus gugatan pengadilan yang melibatkan mereka.
Penelitian Belanda dan berbagai kasus gugatan pengadilan yang melibatkan mereka.
Negeri-negeri yang bergulat dari masa transisi menuju demokrasi, kejahatan kemanusian di masa lalu acap menjadi beban di masa kini.
Negeri-negeri yang bergulat dari masa transisi menuju demokrasi, kejahatan kemanusian di masa lalu acap menjadi beban di masa kini.
Berhasrat membalas dendam dan mewujudkan tuntutan, sekelompok aktivis garis keras Armenia mengebom bandara di Paris.
Berhasrat membalas dendam dan mewujudkan tuntutan, sekelompok aktivis garis keras Armenia mengebom bandara di Paris.
Bergabung dengan NATO bukan hanya jadi masalah buat Presiden Rusia Vladimir Putin. Tujuh puluh tahun silam, hal itu juga menjadi masalah warga Islandia.
Bergabung dengan NATO bukan hanya jadi masalah buat Presiden Rusia Vladimir Putin. Tujuh puluh tahun silam, hal itu juga menjadi masalah warga Islandia.
transparant.png
bottom of page