- 4 Mei 2010
- 2 menit membaca
Diperbarui: 3 Mei
LAMBANG komunis, palu-arit, bukan hanya milik Partai Komunis Indonesia (PKI). Dalam sejarah Indonesia, ada organisasi lain yang memiliki lambang sama dengan PKI. Karena itu pula perselisihan terjadi. Terlebih setelah ada selebaran berlambang palu-arit yang beredar di Jakarta.
Menindaklanjuti keberadaan selebaran itu, PKI membuat Maklumat No. 1 yang disiarkan kantor berita Antara. Maklumat itu ditandatangani Ketua PKI Mr. Moh. Joesoeph dan A. Kasim.
Isinya maklumat itu antara lain menyebutkan, “... bahwa Maklumat yang memakai Palu dan Arit yang telah disebarkan bukan berasal dari kami tetapi dari pihak musuh yang hendak mengacaukan dan membingungkan rakyat. Untuk mencegah kekacauan yang seperti itu, Maklumat yang akan kami sebarkan selanjutnya harus ada tandatangan dari Markas Besar Partai Komunis Indonesia,” demikian Maklumat PKI seperti dikutip dari Suara Rakyat, 7 November 1945.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















