top of page

Palu Arit dan Bulan Sabit Pada Suatu Masa

Orientasi politik Sarekat Islam di bawah HOS Tjokroaminoto dan Haji Agus Salim menimbulkan banyak ketidakpuasan. Pandangan eklektik dan sinkretik dari para tokoh SI berperan besar dalam penerimaan mereka pada marxisme.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Beberapa anggota departemen pengawasan Partai Komunis Indonesia di Batavia. (dbnl.org).

4 Jun 2024
14 menit membaca

Diperbarui: 3 Mei

AYU Muyasarah, 87 tahun, masih ingat sebuah kisah yang dituturkan ayahnya, Entol Endjun Djuhrani, tentang sekelompok pria yang ditangkap Belanda di Menes, Kabupaten Pandeglang, Banten usai pemberontakan PKI 1926. “Caca,” demikian Muyasarah memanggil ayahnya, “terus menunduk waktu pemimpin pemberontakan dipaksa polisi Belanda menunjuk siapa saja yang ikut berontak,” ujarnya.


Menurut Muyasarah, ayahnya bukan seorang ateis. “Dia rajin salat. Taat sama agama.” Djuhrani luput dari hukuman mati dan pembuangan ke Boven Digul, Papua. Dia hanya dihukum kerja paksa sesaat. Setelah bebas, dia meninggalkan Menes, kampung halamannya dan pindah ke Batavia di mana dia bekerja sebagai pegawai perusahaan kayu jati di Tanah Sereal. Muyasarah menuturkan, “Setelah lama di Batavia, Caca pulang lagi ke Banten, terus jadi mandor perkebunan dan mantri pasar. Waktu kemerdekaan, Bung Karno kasih penghargaan perintis kemerdekaan.”


Melalui keputusan UU No. 5 Prps Tahun 1964 tentang Pemberian Penghargaan/Tunjangan kepada Perintis Pergerakan Kebangsaan/Kemerdekaan, Djuhrani dan seluruh aktivis politik yang terlibat Peristiwa 1926 berhak menerima tunjangan dari negara. Jasa mereka diakui sebagai perintis gerakan kemerdekaan Indonesia.  

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Gatot Soebroto menjadi tentara Belanda ditentang sang ayah karena tidak ingin anaknya menjadi penindas bangsanya. Dia membuktikan diri sebagai tentara yang peduli kaum lemah hingga dicap sersan gila oleh atasannya.
bg-gray.jpg
Ikut dikirim ke Ambon, Gatot Soebroto dikira keluarganya sudah mati. Masa Pendudukan Jepang membuatnya “menukar” seragam dari KNIL ke PETA.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s long journey to fight for justice for women came to a halt during the Japanese occupation.
bg-gray.jpg
Gatot Soebroto berani dan suka berkelahi, yang berakibat dikeluarkan dari sekolah. Di balik sikap kerasnya, dia baik hati ibarat seharum tanjung tetapi sekeras baja.
Lagu pengiring teater musikal yang beralih jadi lagu sepakbola paling dikenal.
Lagu pengiring teater musikal yang beralih jadi lagu sepakbola paling dikenal.
Kisah suka-duka mudik Lebaran tahun ini. Dilarang karena pandemi membuat ribuan orang berbondong-bondong pulang kampung lebih awal.
Kisah suka-duka mudik Lebaran tahun ini. Dilarang karena pandemi membuat ribuan orang berbondong-bondong pulang kampung lebih awal.
Pahlawan sejatinya manusia biasa. Pengajaran sejarah mestinya bisa menghadirkan sosok humanisnya.
Pahlawan sejatinya manusia biasa. Pengajaran sejarah mestinya bisa menghadirkan sosok humanisnya.
Untuk pertama kalinya peringatan maestro tari topeng Mimi Rasinah dengan cukup besar. Melibatkan seniman nasional dan internasional.
Untuk pertama kalinya peringatan maestro tari topeng Mimi Rasinah dengan cukup besar. Melibatkan seniman nasional dan internasional.
Profesi penukar uang di Nusantara telah ada sejak zaman kerajaan. Pekerjanya biasanya perempuan.
Profesi penukar uang di Nusantara telah ada sejak zaman kerajaan. Pekerjanya biasanya perempuan.
Keracunan bedak pernah memakan korban di Inggris. Bedak berbahaya terus diawasi dan menjadi perhatian tenaga medis hingga kini.
Keracunan bedak pernah memakan korban di Inggris. Bedak berbahaya terus diawasi dan menjadi perhatian tenaga medis hingga kini.
transparant.png
bottom of page