top of page

John Lennon, Pemusik Paripurna

Lagu-lagunya abadi. Dari soal cinta sampai protes antiperang.

loading_historia_white.gif
transparant.png

John Lennon dan Yoko Ono di Schiphol, Belanda, pada 31 Maret 1969. (Nationaal Archief/Wikimedia Commons).

7 Jun 2017
2 menit membaca

Diperbarui: 3 Jul

DI TELEVISI jago komedi, di radio lihai cuap-cuap. Itulah Ronal Surapradja, pria kelahiran Bandung, 26 Mei 1977. Dia mulai dikenal sebagai komedian kala membintangi serial komedi Extravaganza. Film layar lebar terbarunya berjudul The Wedding and Bebek Betutu. Sebagai seniman multitalenta, Ronal rupanya kepincut dengan sosok John Lennon.


Jonh Winston Lennon, atau dikenal sebagai John Lennon, lahir di kota pelabuhan Liverpool, Inggris, pada 9 Oktober 1940. Pada usia 20 tahun, dia membuat grup band pop The Beatles yang melegenda. John Lennon juga dikenal sebagai aktivis antiperang. Dua lagu ciptaannya, Imagine dan Give Peace A Chance, seolah jadi lagu wajib dalam aktivitas menentang perang.


Di sesela kesibukannya, Ronal Surapradja bercerita tentang tokoh inspiratifnya kepada Historia.ID.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
transparant.png
bottom of page