top of page

Pernikahan Orang Jawa Kuno

Bagaimana orang zaman dulu menikah? Kitab-kitab susastra menceritakannya.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Pawai pernikahan di Wedi, Surakarta, tahun 1903. (Tropenmuseum/Wikimedia Commons).

  • 22 Jan 2019
  • 3 menit membaca

Diperbarui: 25 Mei

KETIKA seseorang menikah, pertama-tama dia akan pergi ke rumah mempelai perempuan untuk menyelesaikan pernikahan ini. Tiga hari kemudian dia membawa sang istri pulang ke rumah. Pada saat itu, kerabat mempelai perempuan menabuh genderang dan gong tembaga, meniup tempurung kelapa, menabuh genderang bambu, dan menyalakan kembang api. Sejumlah pria bersenjata pedang pendek mengelilingi mereka.


Rambut sang mempelai perempuan dibiarkan tergerai. Bagian atas tubuhnya tidak ditutupi pakaian. Kakinya tak mengenakan alas kaki. Sehelai kain hijau bercorak bunga dililitkan di pinggangnya. Rangkaian manik-manik emas menghiasai kepalanya. Gelang emas dan perak yang indah menghiasi pergelangan tangannya.


Para kerabat, rekan-rekan dan tetangga membawakan daun sirih dan pinang. Mereka merangkai bunga dan dedaunan membentuk sebuah kapal kecil. Barang-barang ini mereka bawa bersamaan dengan kepindahan keduanya sebagai bentuk ucapan selamat. Setelah tiba di rumah mereka menabuh genderang dan gong dan bergembira selama beberapa hari. Kemudian mereka semua pulang.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
KH Chalimi once led the Surabaya student movement opposing Suharto’s re-election as president. He was arrested and then detained at the notorious Kalisosok Prison.
bg-gray.jpg
Bukan tanpa alasan Ahmad Subardjo dijuluki “Sang Penjamin Kemerdekaan”. Namun, dia malah absen saat kemerdekaan diproklamasikan Sukarno.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s first steps in Batavia led her into the arena of the national movement.
bg-gray.jpg
Setelah kembali ke Indonesia, Ahmad Subardjo menjadi pengacara yang diawasi ketat oleh pemerintah kolonial Belanda. Menepi dari aktivitas politik, Subardjo pergi ke Jepang.
Penutup kepala yang sekaligus menunjang penampilan dan gaya.
Penutup kepala yang sekaligus menunjang penampilan dan gaya.
Sebuah pameran yang tak semata untuk merespon kondisi kekinian, tapi juga untuk menghidupkan sekaligus mengabadikan Balai Budaya selaku tempat bersejarah dalam dunia seni-budaya bangsa.
Sebuah pameran yang tak semata untuk merespon kondisi kekinian, tapi juga untuk menghidupkan sekaligus mengabadikan Balai Budaya selaku tempat bersejarah dalam dunia seni-budaya bangsa.
Ada banyak cara memecahkan masalah kepadatan lalu-lintas ibukota. Salah satunya dengan menebeng.
Ada banyak cara memecahkan masalah kepadatan lalu-lintas ibukota. Salah satunya dengan menebeng.
Berbagai benda bersejarah di dalam ruang penyimpanan koleksi Museum Provinsi Sulawesi Tenggara hilang dibobol maling. Tak ada petugas keamanan dan CCTV.
Berbagai benda bersejarah di dalam ruang penyimpanan koleksi Museum Provinsi Sulawesi Tenggara hilang dibobol maling. Tak ada petugas keamanan dan CCTV.
A deep and balanced understanding about the events in 1959-1969 is required to achieve reconciliation.
A deep and balanced understanding about the events in 1959-1969 is required to achieve reconciliation.
transparant.png
bottom of page