- 18 Des 2024
- 2 menit membaca
Diperbarui: 20 Mei
SECARA diam-diam, Jahja Malik Nasoetion mendirikan Sarekat Tani Indonesia (Sakti) pada 1949. Ketika terjadi konflik internal, Jahja dan kawan-kawan sehaluan meninggalkan Sakti. Sebagai gantinya, pada 20 Mei 1952, mereka mendirikan Persatuan Rakjat Tani (Perta).
Perta juga bersinggungan dengan Barisan Tani Indonesia (BTI), yang dibentuk awal kemerdekaan. Menurut Gerrit Huizer dalam Peasant Mobilization and Land Reform in Indonesia, BTI tak sepenuhnya didominasi komunis tapi segera pudar setelah kegagalan Partai Komunis Indonesia (PKI) dalam Peristiwa Madiun 1948. “Setelah peristiwa itu, banyak anggotanya bergabung dengan Murba...”
Hanya sedikit informasi mengenai aktivitas Perta, di pusat maupun daerah. Salah satunya terekam dalam Arsip Nasional mengenai keputusan konferensi bersama di Tambun, Bekasi, pada 6 September 1952.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















