- 16 Des 2024
- 2 menit membaca
Diperbarui: 17 Apr
PARTAI Murba memberi perhatian terhadap pendidikan kader. Anggota-anggota muda dari daerah dibawa ke Jakarta untuk digembleng. Sebagai wadah pemuda, dibentuklah Pemuda Republik Rakyat Indonesia (PRRI) yang berpusat di Surabaya. Ormas ini lahir dalam Kongres Pemuda IV di Surabaya pada 8-15 Juni 1950 –yang juga melahirkan sejumlah organisasi pemuda lainnya. Ia merupakan fusi dari lima organisasi pemuda: PRRI, Gerim, PRAI, PRI, dan Gapi.
Saat itu, PRRI memiliki empat cabang di Jawa Timur. Gerim memiliki 11 cabang yang tersebar di Jawa Barat (6), Jawa Tengah (3), dan Sulawesi (2). PRAI memiliki dua cabang di Jawa Tengah. PRI memiliki sembilan cabang yang tersebar di Kalimantan (7) serta Sulawesi dan Maluku. Sementara Gapi memiliki delapan cabang di Jawa Timur. “Nama-nama organisasi lengkapnya tidak ditemukan,” tulis sejarawan Harry A. Poeze.
Salah satu pendiri PRRI adalah Wasid Soewarto, yang kelak memimpin Partai Murba. Dalam kepengurusan PRRI yang terdiri dari lima belas orang, duduk tiga sekawan Wasid Soewarto, Bambang Singgih, dan Hasjim Darif, yang segera menjadi tokoh penting di dalam Partai Murba.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















