- 13 Mei 2018
- 3 menit membaca
Diperbarui: 21 jam yang lalu
EMAS menjadi daya tarik para pendagang datang ke Sumatra. Sehingga, pulau di barat Nusantara itu pun dijuluki Suvarnadvipa atau Pulau Emas. Kekayaan ini juga jadi motif kedatangan orang India ke Asia Tenggara.
Dalam Kebangkitan dan Kejayaan Sriwijaya Abad III-VII, OW Wolters mencatat pada pengujung abad sebelum Masehi India kehilangan sumber emas Siberia karena perpindahan bangsa barbar melintasi Asia Tengah. Pun pada pertengahan kedua abad pertama Masehi, orang Vespasia menghentikan pengiriman emas bongkahan dari Roma ke India.
Hal itu diperkuat bukti kesusastraan. Karya-karya klasik India mencatat, wilayah Asia Tenggara merupakan sumber emas penting. Misalnya, dongeng-dongeng Jataka melukiskan pelayaran-pelayaran berbahaya ke Suvarnabhumi atau “Negeri Emas”. Kisah Ramayanna juga menyebut nama Suvarnadvipa. Syair cerita Tamil Pattinappalai, yang kemungkinan disusun pada abad pertama masehi, menceritakan perdagangan antara orang India dengan Kalagam yang sekarang dikenal dengan Kedah.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















