top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Raja Bubur dari Sambas

Bubor paddas atau bubur pedas khas Sambas tak sepedas yang dibayangkan. Membangkitkan selera makan.

29 Jun 2025

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Bubur pedas khas Sambas. (Arysza Sativa/Historia.ID).

Diperbarui: 20 Nov 2025

SETELAH diserang diare, Dwi Suprapti lemas. Dia juga tak punya selera makan. Padahal dia butuh asupan bergizi dan kaya serat alami untuk memulihkan stamina. Dia teringat makanan favoritnya: bubor paddas atau bubur pedas khas Sambas. Dia lantas meraih telepon seluler dan mencari informasi melalui aplikasi penjualan daring. Hoplah, sebuah rumah makan menyediakan menu itu.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Kebun pertama tembakau Deli kini menjadi perkampungan di sekitar Jalan Platina, Medan.
“Cari Adil, Dapat Bedil” dari Lurah Blasteran

“Cari Adil, Dapat Bedil” dari Lurah Blasteran

Dianggap menggerakan massa melawan pemerintah kolonial, Kuwu Groeneveld menanggung hukuman tak ringan.
Jejak Raja dan Ratu Belgia di Indonesia

Jejak Raja dan Ratu Belgia di Indonesia

Dari Brussel ke Jalan Astrid di Kebun Raya Bogor. Raja dan Ratu Belgia dari berbagai masa punya cerita di Indonesia.
Riwayat Konglomerat Dasaad

Riwayat Konglomerat Dasaad

Jaringan bisnis Dasaad membentang di dalam dan luar negeri. Ia tercatat sebagai pengusaha Indonesia pertama yang membuka kantor cabang di Amerika Serikat.
Sudomo Sumber Berita

Sudomo Sumber Berita

Sudomo merupakan pejabat tinggi Orde Baru yang paling sering berurusan dengan wartawan. Pernyataan hingga ocehannya jadi bahan pemberitaan.
bottom of page