top of page

Robohnya Patung Edward Colston, Tokoh Perbudakan dan Rasisme

Massa “Black Lives Matter” merobohkan patung Edward Colston, saudagar kaya nan dermawan namun pemeras darah budak kulit hitam.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Patung Edward Colston di kota Bristol, Inggris, sebelum dirobohkan (Foto: historicengland.org.uk)

10 Jun 2020
4 menit membaca

Diperbarui: 3 Jul

KEMATIAN George Floyd (46) di Minneapolis, Amerika Serikat pada 25 Mei 2020 memantik badai demonstrasi di berbagai belahan dunia. Sejumlah simbol rasisme jadi sasaran, salah satunya patung Edward Colston di Bristol, Inggris.


Rasisme bukan barang baru di bumi sisi Barat, utamanya Amerika. Kematian George Floyd, seorang Afro-Amerika, akibat kekerasan oleh sejumlah polisi Minneapolis memicu bara rasisme yang telah lama terpendam. Ia meledak lewat gerakan demonstrasi bertajuk “Black Lives Matter”.


Di Inggris, yang banyak warganya berkulit hitam, kematian Floyd memicu unjuk rasa di kota Bristol pada 7 Juni 2020. Para demonstran menyasar patung tokoh rasis dan saudagar perbudakan abad ke-17, Edward Colston. Menukil The New York Times, Selasa (9/6/2020), patung itu mulanya dikelilingi massa yang kemudian mencorat-coret badan patung berusia 125 tahun itu dan diakhiri dengan merobohkan dan menyeret patung untuk dibuang ke perairan di Pelabuhan Bristol. Aparat keamanan yang kalah jumlah dari massa demonstran tak bisa mencegahnya.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Jauh di pedalaman hutan Papua yang terisolasi, sejumlah warga Lampung turut menjalani hidup sebagai tahanan politik. Salah satunya adalah Sjahmin Pandjinegara.
bg-gray.jpg
PKI memiliki tradisi intelektual yang kuat. Membawa gagasan ke tengah masyarakat melalui pendidikan dan pemberantasan buta huruf. Hasilnya menjadi salah satu partai terbesar.
bg-gray.jpg
Selama tiga dekade tinggal di Uni Soviet, Semaoen menggeluti berbagai profesi: penyiar radio, penerjemah, dosen, hingga wakil perdana menteri.
bg-gray.jpg
Pemilihan Augustine Magdalena “Tiene” Waworuntu sebagai walikota Manado menjadikannya walikota perempuan pertama pasca pembubaran RIS. Pemilihannya menimbulkan polemik daerah-pusat, hingga menyeret militer.
Mayoritas museum di Indonesia masih menampilkan sisi rekreasi.
Mayoritas museum di Indonesia masih menampilkan sisi rekreasi.
Mulai dari nilai estetis hingga ekologis, taman-taman berdiri di berbagai belahan bumi; menghiasi babakan-babakan peradaban.
Mulai dari nilai estetis hingga ekologis, taman-taman berdiri di berbagai belahan bumi; menghiasi babakan-babakan peradaban.
Meski namanya masih asing di telinga, kerja keras bangsa Viking ini membuahkan prestasi dalam sepakbola.
Meski namanya masih asing di telinga, kerja keras bangsa Viking ini membuahkan prestasi dalam sepakbola.
Lorenzo dan Marquez diprediksi bakal berseteru bak perseteruan Prost-Senna yang sohor sebagai persaingan tersengit di lintasan.
Lorenzo dan Marquez diprediksi bakal berseteru bak perseteruan Prost-Senna yang sohor sebagai persaingan tersengit di lintasan.
Cara mudah ikut melestarikan lingkungan sekaligus merawat situs-situs bersejarah dari rumah.
Cara mudah ikut melestarikan lingkungan sekaligus merawat situs-situs bersejarah dari rumah.
Nilai budaya Melayu mulai luntur. Namun, bisa kembali dihidupkan melalui ingatan kolektif yang masih muncul dalam tradisi masyarakat Melayu.
Nilai budaya Melayu mulai luntur. Namun, bisa kembali dihidupkan melalui ingatan kolektif yang masih muncul dalam tradisi masyarakat Melayu.
transparant.png
bottom of page