- 9 Feb 2020
- 5 menit membaca
Diperbarui: 6 hari yang lalu
SETELAH pesawat Boeing 777-200ER Malaysia Airlines dengan nomor penerbangan MH17 ditembak jatuh oleh misil/rudal BUK buatan Rusia pada 17 Juli 2014, pesawat Boeing 737 Ukraine International Airline menyusul pada 8 Januari 2020. Pesawat dengan nomor penerbangan PS752 itu dihantam dua misil milik militer Iran.
Kedua pesawat menambah panjang daftar pesawat sipil yang celaka dihantam (misil) militer. Iran sendiri pernah mengalaminya 32 tahun silam, menimpa pesawat Airbus A300 Iran Air nomor penerbangan 655 dengan tujuan Tehran-Dubai.
Peristiwa itu terjadi tak lama setelah pesawat mengudara dari Bandara Internasional Bandar Abbas, Iran pada pukul 10.17 waktu setempat usai transit. Lantaran situasi di kawasan itu sedang berbahaya akibat Perang Iran-Irak, pilot Kapten Mohsen Reaian, dengan pengalaman 7000 jam terbang, terus melakukan komunikasi dengan menara pengawas. Mohsen diperintahkan untuk menerbangkan pesawat ke ketinggian 14.000 kaki kemudian turun menuju Dubai, dan diperintahkan untuk terus menghidupkan transpondernya serta terus menerbangkan pesawat di atas Teluk Persia.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















