top of page

Sejak Kapan Asap Menjadi Penanda dalam Pemilihan Paus?

Gumpalan asap putih menjadi tanda paus baru telah terpilih dalam proses konklaf. Seperti apa sejarahnya?

loading_historia_white.gif
transparant.png

Potret asap putih mengepul dari Vatikan saat pemilihan Paus Paulus VI pada tahun 1963. (David Lees/Wikimedia Commons).

9 Mei 2025
4 menit membaca

Diperbarui: 28 Des 2025

PROSES pemilihan paus baru yang populer disebut konklaf telah selesai diselenggarakan di Kapel Sistina, Vatikan, pada Kamis (8/5/2025) waktu setempat. Mulai digelar sejak Rabu (7/5), prosesi tertutup itu dihadiri 133 kardinal dari seluruh dunia. Hasilnya, Robert Francis Prevost dari Amerika Serikat terpilih sebagai paus ke-267. Ia akan menggunakan nama Paus Leo XIV dan menjadi paus pertama dari Negeri Paman Sam.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Kepulangan Semaoen ke Indonesia setelah 33 tahun di pengasingan disambut semarak. Presiden Soeharto menawarkan keluarga agar jenazahnya dimakamkan di Kalibata.
bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
transparant.png
bottom of page