top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Sejarah dan Spion

Rupanya perlu juga kita berani jatuhkan talak tiga pada zaman yang sudah usai.

26 Agu 2012

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Ilustrasi Adhitya Maheswara. (Historia.id).

  • 27 Agu 2012
  • 3 menit membaca

Diperbarui: 6 Mei 2025

Situasi politik terkini di tanah air diwarnai hiruk-pikuk. Membuat kita terbingung-bingung sembari menyodorkan tanya: lakon apakah yang sedang dimainkan para politisi itu? Simak saja televisi yang saben hari menghadirkan segala macam jurus silat dari para aktor politik. Macam-macam jurusnya, mulai berkelit sampai saling tuduh. Namun persoalannya, tak seperti lakon silat sungguhan, pada panggung politik sekarang ini sulit bagi kita membedakan mana pendekar berwatak jahat dengan mereka yang baik. Semua lakonnya sama: berjuang demi rakyat.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Snouck Hurgronje di Jeddah dan Makkah

Snouck Hurgronje di Jeddah dan Makkah

Snouck Hurgronje pergi ke Jeddah dan Makkah untuk mengamati dan menggali informasi mengenai umat Islam dari Hindia Belanda.
The Bitter Life of Sutan Sjahrir

The Bitter Life of Sutan Sjahrir

Towards the end of his life, Sutan Sjahrir lived as a prisoner under medical care. As bitter as it was, that period was the only time his daughter ever experienced life as part of a complete family.
Demi Mudik, Serdadu Indo-Jawa KNIL Pilih Desersi

Demi Mudik, Serdadu Indo-Jawa KNIL Pilih Desersi

Bertumbuh di Jawa membuatnya punya kerinduan besar pada kampung halaman. Adanya  tawaran berpadu kenekatannya membawa George Reuneker memilih desersi demi mudik.
Di Balik Dukungan Palestina terhadap Revolusi Kemerdekaan Indonesia

Di Balik Dukungan Palestina terhadap Revolusi Kemerdekaan Indonesia

Seperti apa sebetulnya dukungan Palestina terhadap kemerdekaan Indonesia yang sampai diperdebatkan ilmuwan dan pegiat media sosial beberapa waktu lalu?
Senjakala Telenovela

Senjakala Telenovela

Meski menuai pro-kontra, telenovela tetap menguasai tayangan televisi Indonesia. Kejayaan opera sabun Amerika Latin ini berakhir karena penonton jenuh dan beralih ke drama Mandarin dan Korea.
bottom of page