top of page

Selamatkan Negarakertagama dari Aksi KNIL

Setelah menghancurkan Kerajaan Lombok, tentara Belanda melakukan penjarahan termasuk menjarah kitab Negarakertagama.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Naskah Negarakrtagama dalam lembaran-lembaran lontar (Wikimedia Commons).

9 Agu 2023
3 menit membaca

Diperbarui: 9 Mei

AKHIR tahun 1894, tentara Koninklijk Nederlands-Indische Leger (KNIL) sedang sibuk di Lombok. Pasukan Batalyon ke-2, Batalyon ke-6, Batalyon ke-7, dan Batalyon ke-9, seksi artileri gunung, dan satu seksi zeni KNIL di bawah pimpinan Jenderal Mayor Segov, pengganti Jenderal Mayor P.P.H. van Ham, selaku wakil panglima Ekspedisi Lombok, berusaha keras mengusai Lombok.


Mereka juga ditugaskan mengejar para pelarian dari Bali. Koran Java-bode, 21 November 1894, memberitakan, sekitar 400 orang Bali yang melawan Belanda di Lombok antara lain dipimpin Brahmana Ida Wayan Jelantik.


Pengejaran orang-orang Bali itu tidaklah mudah. Dalam pergerakannya, pasukan Batalyon ke-6 KNIL yang mengejar mereka harus melewati tumpukan puing dan pohon-pohon tumbang. Pasukan KNIL baru berhasil merebut Kampung Monjok pada 7 November.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Gatot Soebroto menjadi tentara Belanda ditentang sang ayah karena tidak ingin anaknya menjadi penindas bangsanya. Dia membuktikan diri sebagai tentara yang peduli kaum lemah hingga dicap sersan gila oleh atasannya.
bg-gray.jpg
Ikut dikirim ke Ambon, Gatot Soebroto dikira keluarganya sudah mati. Masa Pendudukan Jepang membuatnya “menukar” seragam dari KNIL ke PETA.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s long journey to fight for justice for women came to a halt during the Japanese occupation.
bg-gray.jpg
Gatot Soebroto berani dan suka berkelahi, yang berakibat dikeluarkan dari sekolah. Di balik sikap kerasnya, dia baik hati ibarat seharum tanjung tetapi sekeras baja.
Seorang kapten kapal dan dokter menulis catatan harian seputar kehidupan di Batavia.
Seorang kapten kapal dan dokter menulis catatan harian seputar kehidupan di Batavia.
Kolaborasi kelompok teater Belanda-Indonesia di Festival Teater Jakarta. Mengangkat repertoir eks-KNIL dengan trauma dan fantasinya.
Kolaborasi kelompok teater Belanda-Indonesia di Festival Teater Jakarta. Mengangkat repertoir eks-KNIL dengan trauma dan fantasinya.
Dokumenter pahlawan dari Fuentalbilla yang ditempa di La Masia. Memendam beban psikis di balik sifatnya yang kalem dan dingin.
Dokumenter pahlawan dari Fuentalbilla yang ditempa di La Masia. Memendam beban psikis di balik sifatnya yang kalem dan dingin.
Bergeming di bawah hujan salju, ribuan orang di Manchester dan Munich haru biru mengenang 60 tahun tragedi yang menimpa MU.
Bergeming di bawah hujan salju, ribuan orang di Manchester dan Munich haru biru mengenang 60 tahun tragedi yang menimpa MU.
Mengenal sepakbola dari ekspatriat, negeri kecil di Teluk Persia ini tampil di pentas internasional lewat Piala Dunia.
Mengenal sepakbola dari ekspatriat, negeri kecil di Teluk Persia ini tampil di pentas internasional lewat Piala Dunia.
Dengan pendekatan yang kreatif, museum bukan lagi destinasi yang menjemukan.
Dengan pendekatan yang kreatif, museum bukan lagi destinasi yang menjemukan.
transparant.png
bottom of page