top of page

Sepucuk Kenangan dari Selcuk

Menelusuri sebuah kota kecil di Turki di mana peradaban Barat dan Timur bertemu.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Benteng Ayasoluk. (Farchan Noor Rachman/Historia.ID).

27 Nov 2024
7 menit membaca

Diperbarui: 25 Nov 2025

SAYA berdiri menatap Selcuk dari gigir Pegunungan Bul-bul. Dari ketinggian bukit, Selcuk hanya sebuah titik kecil dari wilayah Turki yang agung. Kota kecil ini, yang masuk wilayah Provinsi Izmir, jauh dari hiruk-pikuk dan dipenuhi orang tua dengan rambut memutih.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Kepulangan Semaoen ke Indonesia setelah 33 tahun di pengasingan disambut semarak. Presiden Soeharto menawarkan keluarga agar jenazahnya dimakamkan di Kalibata.
bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
transparant.png
bottom of page