top of page

Serba Pertama di Piala Dunia (Bagian I)

Selalu ada sejarah baru di setiap gelaran Piala Dunia.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Uruguay, tuan rumah pertama Piala Dunia sekaligus negeri pertama yang menjuarainya. Foto: FIFA.com

30 Des 2017
4 menit membaca

Diperbarui: 22 Jun

SEJAK advokat Prancis Jules Rimet dan anggota pelopor FIFA menghelat turnamen sepakbola empat tahunan bernama Piala Dunia pada 1930, jumlah penikmatnya selalu meningkat. Rimet ingin Piala Dunia bisa mengangkangi pamor Olimpiade.


Saban menjelang penyelenggaraan, masyarakat dari berbagai penjuru bumi selalu menantikannya. Hampir saban penyelenggaraan Piala Dunia selalu melahirkan sejarah-sejarah baru.


Piala Dunia 1930

Mengingat Piala Dunia 1930 sebagai yang pertama, semua yang lahir di dalamnya otomatis sebagai yang pertama dalam sejarah Piala Dunia. Uruguay menjadi negara pertama yang menjadi tuan rumah gelaran empat tahunan itu, terlepas dari gugatan sejumlah anggota FIFA asal Eropa.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
bg-gray.jpg
Semaoen dikenal sebagai wartawan yang tajam mengkritik pengusaha kapitalis dan pemerintah kolonial. Akibatnya, dia dipenjara karena delik pers. Selama ditahan, dia menulis Hikajat Kadiroen.
transparant.png
bottom of page