top of page

Siasat Menghambat Produk Jepang

Produk Jepang membanjiri Hindia Belanda. Pemerintah kolonial menghambatnya dengan kuota impor. Jepang menjebolnya dengan serangan militer.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Toko Jepang di Pasar Baru Batavia. (Wikimedia Commons).

14 Agu 2021
4 menit membaca

Diperbarui: 23 Apr 2025

SEBELUM Jepang menduduki Indonesia pada 1942, barang-barang Jepang telah lebih dulu sampai di Indonesia sejak 1930-an. Barang-barang itu dibawa orang-orang Jepang yang menjadi pedagang keliling. Ada juga yang dijual di toko-toko orang Jepang. Serbuan barang Jepang ini sempat membuat panik pemerintah Hindia Belanda. 

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
transparant.png
bottom of page