top of page

Sukarno, Majalah Playboy, dan CIA

Bagaimana hubungan majalah Playboy dengan operasi CIA di Indonesia?

loading_historia_white.gif
transparant.png

Presiden Sukarno dan Marilyn Monroe di Amerika Serikat, 31 Mei 1956, (Fanpage Facebook Marilyn Day by Day).

  • 3 Okt 2017
  • 5 menit membaca

TAK salah lagi orang pertama dan mungkin yang terakhir menyebut berkali-kali nama majalah dewasa Playboy, seraya mempertontonkannya dalam acara resmi kenegaraan adalah Sukarno. “Saudara-saudara, ini loh saya bawa Playboy,” kata Sukarno ketika berpidato di depan 1500 Pemuda Marhaenis di Istana Negara Jakarta pada 20 Desember 1966.


Sebagai sosok yang sohor dikenal pemuja perempuan molek boleh jadi Sukarno senang majalah Playboy. Apalagi ada cerita Yvonne de Carlo bintang bahenol Amerika yang dikagumi kecantikannya pernah juga berpose untuk majalah itu. Saking kagumnya bahkan Sukarno bilang kepada anaknya, Guntur, bahwa jika ada lagi agen CIA yang tertangkap setelah Allan Pope, dia tidak akan rela kalau hanya ditukar dengan dibuatkan jalan By Pass, tetapi minta Amerika menukarnya dengan Yvonne.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo bersama rekan-rekan seperjuangan sebangsa maupun lintas bangsa menggalang perlawanan di Eropa, tempat bercokolnya para kolonialis.
bg-gray.jpg
Getol berorganisasi ketimbang kuliah, Ahmad Subardjo mengubah haluan Perhimpunan Indonesia. Menggagas lambang sampai bikin kopiah untuk identitas nasional.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah dituduh pro-Amerika gara-gara meloloskan flm Hollywood.
bg-gray.jpg
Presiden Sukarno menggagas program transmigrasi Djajaloka untuk menyejahterakan eks pejuang Perang Kemerdekaan. Gejolak politik dan transisi kekuasaan menjadikannya melenceng dari tujuan awal.
Di tengah pandemi orang berharap vaksin menjadi solusi. Bagaimana ketika dahulu vaksin belum dikenal?
Di tengah pandemi orang berharap vaksin menjadi solusi. Bagaimana ketika dahulu vaksin belum dikenal?
Selalu ada cerita di balik kemunculan maskot. Termasuk pada Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang.
Selalu ada cerita di balik kemunculan maskot. Termasuk pada Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang.
Mayoritas museum di Indonesia masih menampilkan sisi rekreasi.
Mayoritas museum di Indonesia masih menampilkan sisi rekreasi.
Sejarah Indonesia tidak hitam-putih. Ada orang Belanda yang mendukung kemerdekaan Indonesia, sebaliknya ada pribumi yang nyaman menjadi pegawai pemerintah Belanda.
Sejarah Indonesia tidak hitam-putih. Ada orang Belanda yang mendukung kemerdekaan Indonesia, sebaliknya ada pribumi yang nyaman menjadi pegawai pemerintah Belanda.
Meski namanya masih asing di telinga, kerja keras bangsa Viking ini membuahkan prestasi dalam sepakbola.
Meski namanya masih asing di telinga, kerja keras bangsa Viking ini membuahkan prestasi dalam sepakbola.
Saat meletus, Gunung Agung menimbulkan bencana hebat. Ribuan orang tewas, ratusan ribu lainnya menjadi pengungsi
Saat meletus, Gunung Agung menimbulkan bencana hebat. Ribuan orang tewas, ratusan ribu lainnya menjadi pengungsi
transparant.png
bottom of page