- 31 Des 2019
- 6 menit membaca
SUATU hari, hampir setahun setelah kunjungan Presiden Sukarno ke Amerika Serikat (16 Mei–3 Juni 1956). Mantan agen FBI (Federal Bureau of Investigation), Robert Aimé Maheu, menerima telepon dari Kolonel Sheffield Edwards, Kepala Kantor Keamanan CIA. Dia terdengar agak gugup, dan ingin tahu apakah dia bisa mampir ke rumahnya.
Saat itu, Maheu tinggal di Falls Church, Virginia. Mereka bertemu di ruang hiburan. Area luas yang dirancang untuk pesta, dengan motif bahari: sebuah bar yang terbuat dari separuh sekoci sungguhan, lampu yang terbuat dari kayu apung, dan dinding yang dilengkapi fasilitas memasak untuk makan malam. Yang paling penting, ruangan itu memberi mereka privasi penuh.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












