top of page

Sultan Ternate Diselamatkan Jenderal Douglas MacArthur

Misi klandestin Sekutu di bawah Jenderal Douglas MacArthur menyelamatkan sultan Ternate di bawah pendudukan Jepang.

loading_historia_white.gif
transparant.png
  • 8 Apr 2021
  • 6 menit membaca

Diperbarui: 26 Jan

PANGKALAN Morotai kala senja 8 April 1945 diwarnai cuaca bersahabat dan kesibukan 33 kombatan gabungan di bawah Unit Khusus Z Angkatan Laut Amerika Serikat yang memuat dua motor torpedo (MBT) 364 dan 178. Tepat pukul 17.30, keduanya bertolak menuju Pulau Hiri di utara Kepulauan Ternate.


Butuh waktu sekira lima jam bagi kedua MBT itu mengarungi Laut Maluku guna mencapai Desa Saki di pesisir Pulau Hiri, 20 kilometer utara Kota Ternate yang masih jadi basis militer Jepang. Setibanya di Saki pada pukul 22.45, mereka langsung disambut seorang warga setempat yang merangkap jadi agen penghubung misi mereka.


Kapten Kroll yang memimpin Unit Khusus Z segera menuliskan pesan dalam secarik kertas yang diberikan kepada si penghubung untuk dikirimkan ke Sultan Ternate Iskandar Mohammad Djabir Sjah yang jadi tujuan utama misi mereka. Sementara si penghubung berlayar lagi bersama sejumlah loyalis sultan ke utara Ternate, Kapten Kroll bersama Mayor George Bosworth, dan Letnan Richard Hardwick membawa tiga prajurit komando untuk menelusuri wilayah di pesisir timur dan selatan Pulau Hiri guna memastikan posisi mereka tak diendus serdadu atau mata-mata Jepang.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Prasasti Tugu turut meriwayatkan Kali Bekasi dan Kali Cakung Lama. Satu dari tujuh prasasti penting warisan Tarumanagara.
bg-gray.jpg
This is a story of a watch repairman who contributed to Christianization in Surabaya, Indonesia. He wanted Javanese Christians to be like the Dutch.
bg-gray.jpg
Jambi termasuk daerah sulit direbut pasukan payung dan Gadjah Merah Belanda. Diprioritaskan untuk direbut karena menjadi penghasil minyak buat Indonesia.
bg-gray.jpg
Before Tarumanagara, there was a civilization called Buni. What is the story of Tarumanagara's origin?
Dari Tokyo Rose hingga Hanoi Hannah, semua melancarkan propaganda via radio. Kini akun-akun media sosial Kedutaan Iran ikut nge-troll militer AS.
Dari Tokyo Rose hingga Hanoi Hannah, semua melancarkan propaganda via radio. Kini akun-akun media sosial Kedutaan Iran ikut nge-troll militer AS.
Keluarga keturunan Italia ini keluarga tentara. Ada yang harum namanya, ada pula yang suram.
Keluarga keturunan Italia ini keluarga tentara. Ada yang harum namanya, ada pula yang suram.
Setelah Jerman kalah dalam Perang Dunia II, pasukan Soviet berusaha mencari jenazah Adolf Hitler. Penemuan jenazah mirip Hitler memicu spekulasi bahwa pemimpin Nazi itu memiliki doppelgänger atau sosok pengganti.
Setelah Jerman kalah dalam Perang Dunia II, pasukan Soviet berusaha mencari jenazah Adolf Hitler. Penemuan jenazah mirip Hitler memicu spekulasi bahwa pemimpin Nazi itu memiliki doppelgänger atau sosok pengganti.
Dituding membocorkan rahasia negara, Asa Bafagih menjadi wartawan pertama yang dilaporkan ke Kejaksaan Agung. Peristiwa Bafagih sekaligus yang pertama dalam sejarah pers Indonesia ketika hak ingkar wartawan berhasil dipertahankan.
Dituding membocorkan rahasia negara, Asa Bafagih menjadi wartawan pertama yang dilaporkan ke Kejaksaan Agung. Peristiwa Bafagih sekaligus yang pertama dalam sejarah pers Indonesia ketika hak ingkar wartawan berhasil dipertahankan.
Tradisi mudik Lebaran menjadi salah satu mobilitas penduduk terbesar yang terus meningkat seiring pertumbuhan ekonomi dan perkembangan transportasi serta infrastruktur. Grafik berikut memperlihatkan dinamika kenaikan dan penurunan jumlah pemudik di Indonesia.
Tradisi mudik Lebaran menjadi salah satu mobilitas penduduk terbesar yang terus meningkat seiring pertumbuhan ekonomi dan perkembangan transportasi serta infrastruktur. Grafik berikut memperlihatkan dinamika kenaikan dan penurunan jumlah pemudik di Indonesia.
Propaganda perang terus bergonta-ganti wahana seturut perkembangan teknologi. Bila Indonesia punya K’Tut Tantri, dulu Blok Poros juga punya propagandis perempuan lewat radio. Kini Iran pakai AI untuk “nge-troll” Amerika.
Propaganda perang terus bergonta-ganti wahana seturut perkembangan teknologi. Bila Indonesia punya K’Tut Tantri, dulu Blok Poros juga punya propagandis perempuan lewat radio. Kini Iran pakai AI untuk “nge-troll” Amerika.
transparant.png
bottom of page