top of page

Surat Wasiat Kartosoewirjo

Surat wasiat S.M. Kartosoewirjo, imam DI/TII, terdiri dari empat bagian. Wasiat yang ditujukan kepada pemerintah tidak dilaksanakan.

loading_historia_white.gif
transparant.png

S.M. Kartosoewirjo, imam DI/TII, dibawa ke tempat eksekusi mati di Pulau Ubi, Kepulauan Seribu, pada 5 September 1962. (Koleksi Fadli Zon).

2 Apr 2021
3 menit membaca

SURAT wasiat Zakiah Aini yang ditembak mati di Mabes Polri beredar di media sosial. Berisi alasan memilih jalan dan pesan kepada keluarga agar menjaga ibadah. Pesannya menunjukkan keyakinannya bahwa sistem di Indonesia tidak sesuai ajaran Islam.


Untuk itu, dia meminta keluarganya berhenti berhubungan dengan bank (kartu kredit) karena riba. Dia juga meminta keluarga berhenti membantu pemerintah thaghut dan tidak ikut pemilu karena pemilu, demokrasi, Pancasila, dan UUD, berasal dari ajaran kafir.


Zakiah yakin jalan yang ditempuhnya adalah jalan jihad sebagaimana jalan Nabi/Rasul. “Insya Allah amalan jihad Zakiah akan membantu memberi syafaat kepada keluarga di akhirat,” katanya.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Di usianya yang masih muda, Semaoen memimpin dan menggerakkan serikat buruh. Dia memperjuangkan pekerja tertindas dengan melancarkan pemogokan, sampai diusir pemerintah kolonial.
bg-gray.jpg
Beranjak remaja di tengah berseminya pergerakan, Semaoen “dibentuk” Sneevliet guna merintis jalan revolusioner.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah suffered a series of losses during her life. She lost four of her loved ones in a very short time.
bg-gray.jpg
Sebagai pegawai kereta api, masa depan Semaoen terjamin. Namun, dia memilih terjun ke pergerakan karena melihat ketidakadilan yang dialami rakyat jajahan.
transparant.png
bottom of page