- 5 Jun 2021
- 4 menit membaca
Diperbarui: 4 Jun 2025
TIGA kali lolos dari penangkapan, akhirnya Sekarmaji Marijan Kartosoewirjo, imam DI/TII, ditangkap pasukan Siliwangi di Gunung Geber, Majalaya, Bandung, pada 4 Juni 1962. Dia ditangkap dalam operasi bersandi Brata Yudha.
Operasi penentuan ini dilancarkan setelah pemerintah memerintahkan pemulihan keamanan di Jawa Barat harus dapat diselesaikan akhir tahun 1962. Untuk itu, Kodam Siliwangi mengadakan operasi Brata Yudha pada awal April 1962. Dalam operasi ini, Kodam Siliwangi dibantu pasukan Kodam VII/Diponegoro, Kodam VIII/Brawijaya, dan penduduk yang membentuk Pagar Betis. Pasukan inti dalam operasi ini adalah Batalion 328 Para Kujang II/Siliwangi.
“Untuk mengakhiri operasi anti-Darul Islam di Jawa Barat untuk selama-lamanya, aksi-aksi militer Republik ditingkatkan, April 1962. Dalam gerakan Brata Yudha, Brawijaya dan Diponegoro sekali lagi ambil bagian,” tulis Cornelis van Dijk dalam Darul Islam Sebuah Pemberontakan.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















