Diperbarui: 9 Sep
MATANYA masih awas. Gerakan para anak didiknya yang tak sesuai instruksinya akan langsung tertangkap olehnya. Kalau sudah begitu, dia buru-buru ke tengah lapangan untuk mengoreksi dan menyampaikan ulang instruksi.
Begitulah kesibukan Liang Tjiu Sia saat menerima Historia di lapangan Pola Bugar Sport Club, Kedoya, 25 September 2019. Di masa senjanya, Liang Tjiu Sia kini sekadar melatih privat.
Kendati matanya masih awas, kondisi kesehatannya menurun terutama sejak menjalani operasi kanker payudara pada 2015. Usia juga mempengaruhi daya ingatnya. Terlebih jika mengingat hal yang berkaitan dengan angka. Soal kapan dia mendapatkan kewarganegaraan, misalnya. “Aduh, kapan ya. Sudah lama banget soalnya. Nanti saya cek dokumen di rumah,” katanya kepada Historia.ID.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















