top of page



Petualangan Tim Kanguru
Sepakbola Australia bermula dari rumahsakit jiwa. Sempat dua kali ditolak masuk Asia.


Sebelum Muhammad Ali Unjuk Gigi
Muhammad Ali tak lahir dari keluarga olahragawan. Bakat tinjunya justru ditemukan seorang polisi usai kemalingan sepeda.


Piala Asia Tanpa Israel
Pernah jadi tuan rumah dan menang di edisi ketiga, Israel tak pernah lagi diajak sejak 1972 atas nama solidaritas negara-negara Asia terhadap Palestina.


Sisi Lain Der Kaiser Franz Beckenbauer
Franz Beckenbauer menjadi salah satu simbol sepakbola dan mentalitas pemenang. Meski begitu “Sang Kaisar” tak luput dari aneka sisi kelam.


Mula Duel Selebriti di Arena Tinju
Muhammad Ali mengubah tinju menjadi sportainment. Perlahan berubah jadi sekadar tinju artis yang keviralannya tak berbanding lurus dengan prestasi.


Sebelum Ferry Juara Dunia Bulutangkis
Bocah Indo ini mesti banting tulang bertahan hidup setelah menjadi yatim di zaman pendudukan Jepang. Di masa inilah dia mendalami beladiri.


Ingar-Bingar Boxing Day
Momen rekor 66 gol dalam sehari dari 10 pertandingan pada “Boxing Day” enam dekade lalu. Termasuk kekalahan pahit Manchester United 6-1.


Sinterklas Terjun hingga Tumbang di Stadion
Kisah penerjunan sinterklas oleh AU Inggris di laga Aston Villa vs Arsenal menjelang Hari Natal yang berakhir pelik.


Garrincha dari Pabrik Tekstil ke Pentas Dunia
Mustahil memenangi tiga trofi Piala Dunia tanpa Garrincha, kata Pelé.


Getirnya Tragedi di Stadion Luzhniki
Déjà vu petaka Stadion Ibrox di Moskow. Ratusan nyawa suporter melayang namun yang diakui hanya 66 jiwa.


Kala Liem Swie King Bicara Mental Tak Mau Kalah
Kegagalan tim bulutangkis Asian Games karena tekanan mental. Padahal menurut Liem Swie King, prinsip harus menang mesti ada di jiwa tiap pemain.


Mengenal Lebih Dekat Beladiri Kurash
Kurash cabor unik gulat tradisional dari Asia Tengah yang menemukan jalannya ke pentas internasional.


Bill Shankly dalam Kenangan
Sepakterjang pelatih “sosialis” yang meletakkan dasar kebesaran Liverpool.


Bang Jago Tak Terkalahkan itu Bernama Rocky Marciano
Gagal di lapangan bisbol, Rocky Marciano mengukir namanya yang melegenda di ring tinju. Pukulannya lebih mematikan dari peluru.


Tourney Negeri Jiran yang Dicontek FIFA
Piala Dunia U-17 FIFA faktanya terinspirasi dari sebuah turnamen usia muda di Singapura.

Ads
Ads
Ads
bottom of page











