top of page

Hasil pencarian

9628 hasil ditemukan dengan pencarian kosong

  • Pedagang dan Pejuang dari Tanah Rencong (Bagian I)

    DARI gerbang utama TPU Tanah Kusir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, areal sisi utara, beberapa ratus meter dari belakang kantor unit TPU, kita akan menemukan lebih sedikit pusara yang berhias bambu runcing dan bendera merah putih dari material besi. Salah satunya milik tokoh pejuang asal Aceh yang jarang dikenal, Teuku Abdul Hamid Azwar.

  • Djamin Gintings Nyaris Dibunuh

    HARI pelantikan Djamin Gintings sebagai panglima Bukit Barisan harusnya jadi momen berbahagia. Namun sukacita sama sekali tak dirasakan sang istri, Likas Tarigan. Raut wajahnya tegang. Sakit meliputi sekujur tubuh calon nyonya panglima itu. “Intelijen melaporkan akan ada usaha sabotase dan percobaan pembunuhan terhadap suamiku. Ketakutan menyelimuti hatiku. Kami akan dibunuh, itulah suara hati yang merajaiku,” kenang Likas sebagaimana dituturkan kepada Hilda Unu Senduk dalam Perempuan Tegar dari Sibolangit .

  • Perdamaian Maludin Simbolon dan Djamin Gintings

    LETKOL Djamin Gintings gamang. Pemerintah pusat menunjuknya sebagai panglima Teritorium I/Sumatra Utara menggantikan Kolonel Simbolon. Gintings sebelumnya adalah kepala staf Teritorium I atau wakilnya Simbolon. Tapi, pemerintah belum percaya sepenuhnya pada Gintings. Andai kata Gintings gagal menjalankan peran barunya, pemerintah telah menyiapkan opsi perwira lain sebagai penggantinya, yaitu komandan Resimen II Letkol Abdul Wahab Makmur.

  • Djamin Gintings Sesepuh Golkar yang Tersisih

    MENJELANG Pemilihan Umum (Pemilu) 1971, Sumatra Utara (Sumut) sebagai daerah berpenduduk paling banyak di Sumatra menjadi ladang suara potensial bagi partai-partai peserta. Tiap-tiap partai mengerahkan juru kampanye terbaiknya ke daerah ini. Golongan Karya yang juga ikut pemilu untuk kali pertama mengutus salah satu pengurus pusatnya yang juga putra daerah: Mayor Jenderal Djamin Gintings. Kebetulan, di Angkatan Darat Gintings sedang “diparkir” alias tidak punya jabatan.

  • Djamin Gintings dan Selamat Ginting Bersitegang

    SEMASA ikut Perang Kemerdekaan , mendiang Mayor TNI (Purn.) Sumbat Sembiring merasakan dipimpin oleh komandan-komandan berpengaruh di Sumatra Utara. Mulanya Sumbat bergabung dalam Laskar Napindo pimpinan Mayor Selamat Ginting. Usianya baru 15 tahun saat itu (kelahiran 1930), dan bertugas di kompi perusak.

  • Serba-serbi Nanas yang Menggemparkan Penduduk Eropa

    NANAS merupakan salah satu buah tropis yang digemari banyak orang. Daging buahnya yang berwarna kuning tak hanya dapat disantap secara langsung, tetapi juga bisa diolah menjadi selai atau dikombinasikan dengan berbagai bahan makanan lain untuk menjadi sebuah hidangan lezat. Tak hanya memiliki rasa yang manis dan segar, nanas juga mengandung banyak manfaat untuk kesehatan, seperti dapat meningkatkan daya tahan tubuh, mengatasi gangguan pencernaan, menjaga kesehatan tulang dan mata, hingga mengurangi risiko kanker.

  • Djamin Gintings, Pahlawan Nasional dari Tanah Karo

    DI kota Medan, Jalan Letnan Jenderal Jamin Ginting sungguh tak asing. Jalan ini membentang sepanjang 80 km: mulai dari Padang Bulan, Medan, sampai ke Kabanjahe, ibukota Tanah Karo. Walaupun lebarnya tak sebesar Jalan Jenderal Gatot Subroto di Jakarta, barangkali itulah jalan terpanjang di Indonesia. Namanya merujuk sosok pejuang asal Karo, Djamin Gintings.

  • Gerakan Aldera Melawan Orba

    GERAKAN aktivisme mahasiswa seolah mati suri sejak peristiwa Malari 1974. Setelah dua dekade kemudian, barulah suara lantang dari kampus menggeliat lagi. Rezim Orde Baru akhirnya tumbang lewat gerakan mahasiswa angkatan '90-an yang disebut Angkatan Reformasi. Tersebutlah Aliansi Demokrasi Rakyat (Aldera), salah satu organisasi mahasiswa yang menonjol dalam gelombang Reformasi 1998.

  • Mula Bahrain Mengenal Sepakbola

    PARTAI tandang timnas Indonesia ke Bahrain pada 10 Oktober 2024 lalu masih menyisakan pahit. Wasit Ahmed al-Kaf asal Oman yang memimpin laga diduga berat sebelah menguntungkan tuan rumah gegara tetap meneruskan laga kendati mestinya sudah berakhir di menit ke-90+6.

  • Komandan Belanda Tewas di Korea

    LETNAN Kolonel Marinus Petrus Antonius den Ouden kaget. Dia tak menyangka Perang Korea yang terjadi ribuan mil jauhnya dari negerinya, Belanda, ikut mengubah nasibnya. Den Ouden ditunjuk memimpin pasukan kecil Belanda yang tergabung dalam kontingen PBB –yang nyatanya lebih banyak berisi anggota Blok Barat pimpinan Amerika Serikat– di perang tersebut.

  • Kawan Setia Rakyat Indonesia

    KUBURAN tua itu terpuruk di satu sudut Taman Pemakaman Umum Pandu, Bandung. Nisannya yang bercorak abu-abu terlihat kusam dengan baris tulisan bahasa Inggris yang samar berbunyi: “Mengenang Raymond Kennedy 1906-1950, akademisi Amerika, ilmuwan, humanis, kawan setia rakyat Indonesia sekaligus martir untuk kemerdekaan mereka.”

  • Diaspora Resep Naga

    SEJAK gelombang pertama imigran Tiongkok tiba di Nusantara, mereka menetap, berbaur, dan beradaptasi dengan penduduk dan kondisi setempat. Saat keinginan menyediakan menu makanan serupa di daerah asal terkendala sulitnya bahan, mereka berkreasi. Mereka juga memperkenalkan teknik dan alat memasak hingga penggunaan bahan lokal.

bottom of page