top of page

Hasil pencarian

9628 hasil ditemukan dengan pencarian kosong

  • Sudharnoto, Seniman Lekra Pencipta Lagu Garuda Pancasila

    HAMPIR semua anak sekolah pasti mengenal lagu Garuda Pancasila . Lagu bertempo mars itu juga tak pernah absen dari daftar lagu pada buku lagu wajib nasional. Namun, penciptanya, Sudharnoto, justru hampir dilupakan. Padahal, sepak terjangnya cukup panjang dalam sejarah musik dan kebudayaan Indonesia.

  • Bowo Kecil Ditimang Bung Karno

    PRESIDEN terpilih Jenderal TNI (Purn.) Prabowo Subianto mengaku pernah berinteraksi secara langsung dengan semua Presiden RI. Mulai dari Presiden Joko Widodo, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Megawati Sukarnoputri, Abdurrahman Wahid (Gus Dur), B.J. Habibie, Soeharto, hingga Sukarno. Pengakuan itu disampaikannya dalam pidato kemenangan setelah dinyatakan unggul suara hasil hitung cepat Pilpres 2024 pada Februari silam.

  • Jenderal Mata Satu Berdarah Bugis

    OPERASI militer acapkali mengharuskan prajurit tinggal di tanah orang dalam waktu lama. Selama itu, hal-hal azasi manusiawi yang ada pada diri masing-masing prajurit seperti makan dan kasih sayang pasangan tetap harus dipenuhi. Hal inilah yang terjadi pada diri Letnan Kolonel (Letkol) Joseph Jean Lambert de Stuers (1788-1861) saat ditugaskan memimpin ekspedisi militer ke Sulawesi Selatan untuk menghadapi Kerajaan Bone yang melawan pemerintah kolonial Hindia Belanda. Dia menjalin cinta dengan perempuan Bugis.

  • Mengenal Kelompok Seni Pita Maha

    KOLEKSI seni Pita Maha merupakan satu di antara sejumlah koleksi artefak bersejarah yang ditampilkan dalam Pameran Repatriasi 2024 yang diselenggarakan di Museum Nasional Indonesia sejak 15 Oktober lalu. Koleksi yang terdiri dari 132 items , mulai dari lukisan hingga patung kayu, itu sebelumnya masuk dalam daftar benda-benda cagar budaya Indonesia yang dikembalikan dari Belanda pada tahun lalu. Setelah kembali ke tanah air, sebanyak 84 items dari 132 karya seni yang termasuk dalam koleksi Pita Maha dapat dilihat langsung oleh publik di pameran repatriasi.

  • Boentaran Martoatmodjo, Menteri Kesehatan Pertama Republik Indonesia

    KIAN hari dampak persebaran pandemi Covid-19 di Indonesia semakin terasa. Jumlah korban positif terpapar virus terus meningkat. Para pengambil kebijakan di pusat, maupun daerah, pun mengklaim tengah mengupayakan pemulihan, sambil mencegah jatuhnya korban jiwa lebih banyak. Namun angka korban yang tak kunjung berkurang membuat publik resah. Mereka amat menanti arahan dari pemerintah untuk menghadapi krisis ini.

  • S.K. Trimurti, Jurnalis Perempuan Pemberani Diangkat Menjadi Menteri Perburuhan

    PRESIDEN Prabowo Subianto melantik para menteri Kabinet Merah Putih di Istana Negara hari ini, Senin (21/10/2024). Sehari sebelumnya, presiden kedelapan Republik Indonesia itu lebih dahulu mengumumkan sejumlah nama yang akan menjabat sebagai menteri dan pejabat setara menteri, serta wakil menteri di Istana Negara. Salah satu nama yang mencuri perhatian publik adalah Meutya Viada Hafid atau populer disebut Meutya Hafid. Penunjukannya sebagai Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, yang di era sebelumnya bernama Menteri Komunikasi dan Informatika, membuat Meutya menjadi perempuan pertama yang mengisi posisi tertinggi di kementerian tersebut.

  • Kabinet 100 Menteri Dulu dan Kini

    JENDERAL TNI (Purn) Prabowo Subianto dilantik menjadi presiden RI ke-8 kemarin (20/10). Pada hari yang sama setelah pelantikannya, Presiden Prabowo segera mengumumkan kabinet berikut nama para menteri, wakil menteri, dan pejabat setingkat menteri di dalamnya. Bertempat di Istana Merdeka, Presiden Prabowo memperkenalkan para pejabat dalam kabinet yang dinamainya Kabinet Merah Putih itu.

  • The Legacy of the Colonial Gas Network

    HOPE grew after the Japanese occupation of Indonesia ended. The Nederlandsch-Indische Gasmaatschappij (NIGM), which supplied electricity and gas, wished to resume operations. After all, people needed electricity and gas for lighting, industry, and household use. It was far from easy. Many gas plants and power plant installations were damaged during the war. The gas plant in Gembong, Surabaya, for example, had been out of operation since 1945. It took time to rebuild the company and make repairs. This was in contrast to the operations of companies in other countries.

  • Alkisah Niki Lauda Juara F1 Bermodal Setengah Poin

    SEPANJANG sejarah adu pacu Formula One (F1) sejak 1950, penentuan gelar juara dunia bukan hanya pernah ditentukan lewat 1 poin saja. Hari ini, 21 Oktober, empat dekade silam, Niki Lauda bahkan memenangkan gelar juara dunia terakhirnya di Grand Prix (GP) Portugal hanya dengan selisih setengah poin dari rekan setim cum rival sengitnya, Alain Prost.

  • Perseteruan di Balik Pembantaian Massal Tionghoa

    PERISTIWA pembantaian massal orang Tionghoa di Batavia pada 1740 tak hanya menyeret nama Gubernur Jenderal Adriaan Valckenier (menjabat 1737–1741), tetapi juga Gustaf Willem Baron van Imhoff yang paling bertanggung jawab atas kejadian yang dianggap noda hitam dalam sejarah kota Batavia.

  • Percobaan Pertama Pembunuhan Sukarno

    DUA anak itu berjalan mengapit Presiden Sukarno yang terlihat sumringah saat melangkah keluar dari gedung sekolah Perguruan Tjikini. “Dengan suasana hati yang gembira aku mempermainkan rambut seorang anak yang berjalan di samping sebelah kiriku dan mendekap anak yang melekat ke kaki kananku,” kata Sukarno dalam Bung Karno Penyambung Lidah Rakyat Indonesia .

  • MMC vs DI/TII

    MERAPI Merbabu adalah dua gunung penting di Keresidenan Kedu, Jawa Tengah. Di kawasan pegunungan itulah gerombolan-gerombolan bersenjata bergerilya pada 1950-an, meski masa gerilya melawan tentara Belanda sudah selesai. Sejatinya terdapat pejuang yang dulu ikut melawan tentara Belanda dalam gerombolan itu. Gerombolan yang kerap merampoki desa-desa di sekitar Pegunungan Merapi-Merbabu itu lalu dikenal sebagai Merapi Merbabu Complex (MMC).

bottom of page