top of page

A.A. Maramis, Diplomat dalam Situasi Gawat Darurat

Belanda membuat opini bahwa Republik Indonesia telah runtuh. Alex membalas bahwa Republik Indonesia masih berdaulat dan terus berjuang mempertahankan kemerdekaannya.

loading_historia_white.gif
transparant.png

A.A. Maramis bersama Bung Hatta dan wartawan-wartawan ziarah Makam Mahatina Gandhi. (Perspunas RI).

28 Okt 2022
7 menit membaca

Diperbarui: 2 Jun

NEW Delhi, Minggu 19 Desember 1948. Menteri Keuangan Republik Indonesia Kabinet Hatta Pertama, Alexander Andries Maramis (Alex Maramis) termenung. Dia gusar setelah membaca telegram dari Yogyakarta yang ditujukan untuknya, Sudarsono (perwakilan RI untuk India), dan LN Palar.


”Kami Presiden Republik Indonesia memberitahukan, bahwa pada hari Minggu tanggal 19 Desember 1948 jam 6 pagi Belanda telah mulai serangannya atas Ibu Kota Yogyakarta,” demikian telegram beratasnamakan Wakil Presiden Mohammad Hatta dan Menteri Luar Negeri Agus Salim itu mengawali. 


Belanda melakukan agresi militernya yang kedua, menawan presiden, wakil, dan beberapa menteri di Yogyakarta. Belanda telah mengkhianati Perjanjian Renville. Di hari itu, Pemerintah Republik sempat mengirim dua telegram. Satunya untuk Syafruddin Prawiranegara di Sumatera yang berisi mandat untuk membuat pemerintahan darurat. Lainnya adalah yang Alex terima. 

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Maria Ullfah became the first female minister in Indonesian history. She handled everything from diplomacy and labor issues to makeup and lipstick.
bg-gray.jpg
Cerita dari Museum Gatot Soebroto di Ungaran. “Rumah Prihatin” yang kaya cerita meski hanya setahun ditinggali sang jenderal.
bg-gray.jpg
Selepas meninggalkan militer, Gatot Soebroto ikut mendirikan IPKI dan lolos ke parlemen. Namun, dia mengundurkan diri karena diangkat sebagai wakil KSAD.
bg-gray.jpg
Gatot Soebroto nyentrik dan eksentrik dalam penampilan, perkataan, dan keyakinan. Jenderal humoris dan dekat dengan anak buah. Penyayang anak-anak dan pelindung umat Buddha.
Sebelum dikenal sebagai dokter dan penerbang, Abdulrachman Saleh aktif di beberapa organisasi pemuda dan kelompok olahraga. Ia merupakan sosok pemimpin yang disegani. Dari sanalah julukan "Karbol" itu muncul.
Sebelum dikenal sebagai dokter dan penerbang, Abdulrachman Saleh aktif di beberapa organisasi pemuda dan kelompok olahraga. Ia merupakan sosok pemimpin yang disegani. Dari sanalah julukan "Karbol" itu muncul.
 Juri memilih Historia sebagai media partner yang paling inovatif dalam menyajikan konten sejarah populer
Juri memilih Historia sebagai media partner yang paling inovatif dalam menyajikan konten sejarah populer
Kolaborasi kelompok teater Belanda-Indonesia di Festival Teater Jakarta. Mengangkat repertoir eks-KNIL dengan trauma dan fantasinya.
Kolaborasi kelompok teater Belanda-Indonesia di Festival Teater Jakarta. Mengangkat repertoir eks-KNIL dengan trauma dan fantasinya.
Delapan akademisi mencurahkan harapan dan usulan rekomendasi untuk keadilan Pemilu. Mengingatkan spirit para pendiri bangsa dan perjuangan Reformasi 1998.
Delapan akademisi mencurahkan harapan dan usulan rekomendasi untuk keadilan Pemilu. Mengingatkan spirit para pendiri bangsa dan perjuangan Reformasi 1998.
Dulu pesepakbola yang berseragam celana kulot dianggap vulgar. Kini, perempuan dengan seragam berjilbab dianggap tak sesuai.
Dulu pesepakbola yang berseragam celana kulot dianggap vulgar. Kini, perempuan dengan seragam berjilbab dianggap tak sesuai.
Aktor senior Adi Kurdi menilai Sukarno berhasil menyelaraskan pemikiran dan keterampilan.
Aktor senior Adi Kurdi menilai Sukarno berhasil menyelaraskan pemikiran dan keterampilan.
transparant.png
bottom of page