top of page

A Nation's Dream Car

Sukarno envisioned having Indonesia's own national car. To realize the dream, he brought "Indonesian Henry Ford" into the ambitious project.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Illustration of the national car project. (Betaria Sarulina/Historia.ID).

  • 23 Jan 2023
  • 9 menit membaca

Diperbarui: 9 Apr

SEVERAL months after becoming the president director of Indonesian Service Company (ISC), a state-owned car assembly company, Hasjim Ning invited President Sukarno to inspect the assembly factory in Tanjung Priok, Jakarta, where the company headquartered before officially moving to Jalan Lodan. The invitation was accepted, and Sukarno finally came to pay a visit.


Hasjim Ning showed every nook and cranny of the factory to the president who excitedly observed the installation of each component of the car that was being assembled. His keen interest was shown through the questions he often posed. After the factory tour, they were having a lunch break while discussing matters concerning the ISC. Hasjim Ning disclosed the conversation in his autobiography Pasang Surut Pengusaha Pejuang.


"Tell me your difficulties in leading this company. I'll help you to resolve it," said Sukarno.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Jalan panjang Maria Ullfah memperjuangkan keadilan bagi perempuan. Terhenti di zaman Jepang.
bg-gray.jpg
Setiati rallied women to commemorate the first anniversary of Indonesia’s independence at the site where the Proclamation was read. They pressed on despite being blocked by Gurkha soldiers.
bg-gray.jpg
Gerakan Pramuka pernah punya andil dalam menggiatkan pembangunan melalui transmigrasi. Namun, Transmigrasi Pramuka dinilai kurang tepat dan gagal.
bg-gray.jpg
An Italian general and national hero was commanding his ship when the Aceh War broke out. Alas, in the waters off Aceh, he contracted cholera and met his demise.
Hitler dikenal hobi seni. Nyatanya, kemudian diketahui Hitler juga menggemari olahraga cricket.
Hitler dikenal hobi seni. Nyatanya, kemudian diketahui Hitler juga menggemari olahraga cricket.
Penghapusan monopoli telekomunikasi turunkan harga ponsel. Tak lagi jadi barang milik kaum elite.
Penghapusan monopoli telekomunikasi turunkan harga ponsel. Tak lagi jadi barang milik kaum elite.
Pemerintah menetapkan denda bagi para pelanggar PSBB. Di era kolonial denda juga diberlakukan kala masa karantina kesehatan.
Pemerintah menetapkan denda bagi para pelanggar PSBB. Di era kolonial denda juga diberlakukan kala masa karantina kesehatan.
Anthem “You’ll Never Walk Alone” tak pernah lekang mengiringi Liverpool di masa jaya maupun nestapa.
Anthem “You’ll Never Walk Alone” tak pernah lekang mengiringi Liverpool di masa jaya maupun nestapa.
Upaya menghadirkan O-Bahn di kota-kota Indonesia sudah dimulai sejak akhir dekade 1980-an. Terbentur soal dana.
Upaya menghadirkan O-Bahn di kota-kota Indonesia sudah dimulai sejak akhir dekade 1980-an. Terbentur soal dana.
“Waktu Anda terbatas, jadi jangan sia-siakan hidupmu dengan menjadi orang lain.”
“Waktu Anda terbatas, jadi jangan sia-siakan hidupmu dengan menjadi orang lain.”
transparant.png
bottom of page