top of page

Aksi Poncke Princen di Hardjasari

Poncke Princen, mantan serdadu Belanda yang membelot ke TNI, membuat geger dengan memimpin penyerangan ke sebuah pabrik teh.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Bekas pabrik Hardjasari tahun 2017. (Hendi Jo/Historia.ID).

17 Jul 2019
4 menit membaca

Diperbarui: 21 Nov 2025

GEDUNG tua itu terlihat sangat suram. Warnanya yang kelabu semakin seram dengan kehadiran ilalang dan pepohonan liar di halamannya. Sarang laba-laba memenuhi setiap sudut gedung yang terletak di selatan Cianjur itu, hanya sekira 1 km dari Stasiun Lampegan.  

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
transparant.png
bottom of page