top of page

Anak Buah Westerling Bikin Kudeta di Suriname

Pernah bertugas di Indonesia sewaktu muda, anak buah Westerling ini sewaktu tua berusaha bikin kudeta balasan di Suriname.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Frederik Ferdinand Ormskerk, mantan anak buah Westerling yang mencoba kontra-kudeta di Suriname. (Wikimedia Commons).

28 Mei 2024
3 menit membaca

Diperbarui: 7 Apr

KENDATI masih “bau kencur”, Desiré Delano Bouterse alias Dési Bouterse bukan sembarang bintara. Ketika masih berpangkat Sersan Mayor (Serma), bekas instruktur sport militer itu pada 25 Februari 1980 berani mengkudeta Presiden Henck Arron dan menggantikannya dengan dr. Henk Chin A Sen. Eks Serma Bouterse kemudian menjadi orang berkuasa di Suriname. Kudeta Bouterse itu dikenal sebagai Kudeta Sersan.


Kabar kudeta Sersan Mayor Bouterse itu sampai juga ke Negeri Belanda. Itu menggelisahkan Frederik Ferdinand Ormskerk alias Fred yang hampir berusia 57 tahun. Fred kemudian membangun komplotannya dan kembali ke Suriname. Komplotan Fred itu dianggap berusaha melakukan kudeta balasan terhadap eks Serma Bouterse.


Gerakan Fred rupanya melibatkan Johan Kasantaroeno dan Letnan Roy Bottse. Johan adalah mantan menteri yang dari nama belakangnya, Kasantaroeno, adalah keturunan Jawa. Sementara Letnan Roy Bottse adalah bekas perwira tentara. Keduanya kabur dari ibukota setelah Kudeta Sersan. Fred berhasil menghimpun pasukan lantaran konon, ada suntikan dana sebesar 30 ribu gulden dari Menteri Belanda Jan Pronk.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
It was not without reason that Ahmad Subardjo was nicknamed “The Guarantor of Independence” in Indonesia. However, he was absent when Sukarno proclaimed independence.
bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo was born in Karawang to a family of Acehnese and Javanese nobility. The beloved son of a civil service police officer, he moved to Batavia to continue his education at a Dutch school.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah became the first female minister in Indonesian history. She handled everything from diplomacy and labor issues to makeup and lipstick.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
 Sejak dini, Sandiaga terobsesi beragam olahraga. Menurun dari orangtuanya
Sejak dini, Sandiaga terobsesi beragam olahraga. Menurun dari orangtuanya
Tuan rumah terhindar dari malu di Indonesia Open 2019 berkat kegemilangan ganda putra. Sektor yang dulunya dipandang sebelah mata.
Tuan rumah terhindar dari malu di Indonesia Open 2019 berkat kegemilangan ganda putra. Sektor yang dulunya dipandang sebelah mata.
Tragedi Kanjuruhan jadi salah satu petaka terparah dalam catatan sejarah.
Tragedi Kanjuruhan jadi salah satu petaka terparah dalam catatan sejarah.
Meski namanya masih asing di telinga, kerja keras bangsa Viking ini membuahkan prestasi dalam sepakbola.
Meski namanya masih asing di telinga, kerja keras bangsa Viking ini membuahkan prestasi dalam sepakbola.
transparant.png
bottom of page