- 26 Jul 2023
- 2 menit membaca
Diperbarui: 18 Mei
ARSIP KTT Gerakan Non Blok (GNB), Arsip Pidato Sukarno, dan Naskah Hikayat Atceh telah ditetapkan UNESCO sebagai memori dunia. Kini, giliran Arsip Pembentukan ASEAN yang diajukan menjadi memori dunia. Arsip Pembentukan ASEAN merekam peran dan perjalanan Indonesia dalam hubungan antar-negara Asia Tenggara sejak dibentuk tahun 1967.
“Arsip Pembentukan ASEAN memiliki signifikansi regional yang tinggi, khususnya sebagai organisasi regional yang berperan penting dalam menjaga stabilitas politik keamanan di kawasan Asia Tenggara pada khususnya dan dunia pada umumnya,” ujar Kepala Arsip Nasional Imam Gunarto dalam pembukaan seminar “Indonesian Documentary Heritages: Recalling The First NAM, To Build The World Anew and Hikayat Aceh as MOW & International Seminar on ASEAN’s Formation Archives” di Arsip Nasional Republik Indonesia, Jakarta Selatan (26/7).
Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara atau ASEAN didirikan pada 8 Agustus 1967. Berdirinya ASEAN senapas dengan penandatanganan Deklarasi ASEAN di Bangkok, Thailand. Lima negara pendiri ASEAN diwakili oleh delegasi masing-masing yakni: Menteri Luar Negeri Indonesia Adam Malik, Menteri Luar Negeri Filipina Narcisco Ramos, Menteri Luar Negeri Singapura Sinnathamby Rajaratnam, Menteri Luar Negeri Thailand Thanat Khoman, dan Wakil Perdana Menteri Malaysia Tun Abdul Razak.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















