- 19 Jan 2019
- 4 menit membaca
Diperbarui: 23 Apr
PT Hero Supermarket Tbk (HERO) mengumumkan telah menutup 26 gerai dan mem-PHK 532 karyawan pada awal tahun 2019. Manajemen HERO menyatakan penutupan dan PHK merupakan langkah efisiensi dan strategi bisnis demi mempertahankan laju perusahaan. Demikian rilis manajemen HERO kepada berbagai media pada 13 Januari 2019.
Penutupan gerai dan PHK karyawan HERO memperpanjang masa suram bisnis ritel skala besar di Indonesia dalam dua tahun terakhir. Lotus dan Debenhams, gerai ritel di bawah naungan PT Mitra Adiperkasa Tbk, telah lebih awal tutup pada 2017. Menyusul kemudian sejumlah gerai milik Grup Ramayana dan Matahari sepanjang 2018.
Penyebab ritel berskala besar menutup gerai dan mem-PHK karyawannya tak pernah berasal dari satu faktor dominan. Ada keterkaitan dari soal perubahan cara orang berbelanja, kesalahan strategi pengembangan bisnis, penurunan daya beli masyarakat, perkembangan keruangan kota, sampai kepada persaingan dengan sesama pebisnis ritel.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















