Diperbarui: 20 Sep
IDEALISME merupakan hal yang tak bisa ditawar. Kendati harus kehilangan sesuatu yang dicintai atau bahkan kehilangan nyawa sekalipun, idealisme tetap harus dipegang teguh. Sikap itulah yang dipegang kuat-kuat oleh Andi Depu Maraqdia alias Ibu Depu alias Ibu Agung.
Sugiranna Andi Sura alias Andi Depu Maraqdia Balanipa adalah putri Raja Balanipa La’ju Kanna Idoro. Dia lahir di Tinambung, Polewali Mandar, Sulawesi Barat pada 1908.
Ketika masih remaja, usia 15 tahun, Andi Depu dinikahkan dengan Andi Baso Pabiseang pada 1923. Aminah Hamzah dalam Biografi Pahlawan Hajjah Andi Depu Maraddia Balanipa menyebut Andi Baso Pabiseang adalah seorang bangsawan tinggi Mandar.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















