top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Bertaruh Jiwa Demi Nyawa

Perannya sangat penting. Di masa revolusi, mereka tak mempedulikan jiwanya demi menyelamatkan banyak nyawa.

26 Feb 2023

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Petugas palang merah sedang merawat korban. (Dok. Palang Merah Indonesia).

JALAN Menteng Raya 31 sudah ramai kendaraan sore itu. Truus Iswarni Sardjono, 83 tahun, menunggu kendaraan umum di depan Gedung Joang 45. Setiap hari ia biasa pergi-pulang menggunakan kendaraan umum. Ia tak mau merepotkan orang lain. Perjuangan berat untuk mencapai tempat tujuan di Jakarta yang semrawut baginya belum seberapa dibandingkan perjuangannya puluhan tahun silam di Surabaya.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Yang Tersisa dari Warisan Salahuddin di Pelosok Prancis

Yang Tersisa dari Warisan Salahuddin di Pelosok Prancis

Alkisah Masjid Buzancy di Ardennes, Prancis yang dibangun atas permintaan Sultan Salahuddin. Hancur semasa Revolusi Prancis. Kini beralih fungsi jadi sekolah.
Persekutuan Tuan Rondahaim dan Sisingamangaraja

Persekutuan Tuan Rondahaim dan Sisingamangaraja

Tuan Rondahaim dan Sisingamangaraja bersekutu melawan Belanda. Keduanya telah ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional.
Bukan Band Manis, God Bless Band Idealis

Bukan Band Manis, God Bless Band Idealis

God Bless tak mau sembarangan bikin album. Laris bukan tujuan mereka menelurkan album.
Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Kebun pertama tembakau Deli kini menjadi perkampungan di sekitar Jalan Platina, Medan.
Pengusaha Hiburan Malam Naik Haji

Pengusaha Hiburan Malam Naik Haji

Pengusaha hiburan malam yang mengorbitkan banyak penyanyi beken ini mengalami kejadian aneh saat menunaikan ibadah haji.
bottom of page