top of page

Cara Istana Menjamu Tamunya Kala Indonesia Masih Balita

Saat Indonesia baru merdeka dan belum punya protokoler Istana, resepsi-resepsi kenegaraan dilakukan ala koboi di bawah Husein Mutahar.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Presiden Sukarno dan Wapres Moh. Hatta menerima Panglima Besar Jenderal TNI Soedirman dan KSAP T.B. Simatupang di Istana kepresidenan Yogyakarta (Repro Bung Karno Penyambung Lidah Rakyat).

20 Jun 2020
3 menit membaca

Diperbarui: 9 Jun

SETELAH hampir tanpa kegiatan resmi akibat pandemi COVIC-19, Istana Kepresidenan kembali “buka” pada 4 Juni 2020 dengan menerapkan new normal. Keputusan itu dikemukakan Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono. Menurutnya, sebagaimana diberitakan kompas.com, 4 Juni 2020, “Yang pertama adalah kita lihat arahan Bapak Presiden bahwa kita memang sudah mulai harus kegiatan sehari-hari dengan melakukan new normal.”


Heru melanjutkan, sejumlah prosedur baru juga diterapkan di lingkungan seperti penyediaan sabun dan hand sanitizer di beberapa titik. New normal juga mengubah banyak kebiasaan yang sudah terjadi sebelumnya. “Adaptasi kebiasaan baru juga diterapkan dalam kegiatan-kegiatan presiden di Istana. Untuk acara pelantikan, misalnya, pejabat yang hadir dibatasi antara 5 hingga 7 orang,” sambungnya.


Upaya tersebut merupakan langkah antisipatif pihak Istana dengan organisasi yang sudah mapan. Di masa Indonesia masih “balita”, kebijakan-kebijakan yang diambil Istana amat spontan karena memang belum ada institusi resmi yang menanganinya. Protokoler acara-acara kenegaraan pun setali tiga uang.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Gatot Soebroto menjadi tentara Belanda ditentang sang ayah karena tidak ingin anaknya menjadi penindas bangsanya. Dia membuktikan diri sebagai tentara yang peduli kaum lemah hingga dicap sersan gila oleh atasannya.
bg-gray.jpg
Ikut dikirim ke Ambon, Gatot Soebroto dikira keluarganya sudah mati. Masa Pendudukan Jepang membuatnya “menukar” seragam dari KNIL ke PETA.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s long journey to fight for justice for women came to a halt during the Japanese occupation.
bg-gray.jpg
Gatot Soebroto berani dan suka berkelahi, yang berakibat dikeluarkan dari sekolah. Di balik sikap kerasnya, dia baik hati ibarat seharum tanjung tetapi sekeras baja.
Tema budaya bahari dipilih untuk mengingatkan bangsa Indonesia sebagai negara kepulauan dan laut sebagai penghubungnya.
Tema budaya bahari dipilih untuk mengingatkan bangsa Indonesia sebagai negara kepulauan dan laut sebagai penghubungnya.
Drama persaingan sekaligus persahabatan dua pembalap flamboyan legendaris yang memicu adrenalin.
Drama persaingan sekaligus persahabatan dua pembalap flamboyan legendaris yang memicu adrenalin.
Kisah petani yang melawan perusahaan raksasa. Di balik fisiknya yang renta, semangat perlawanannya berapi-api.
Kisah petani yang melawan perusahaan raksasa. Di balik fisiknya yang renta, semangat perlawanannya berapi-api.
Penjualan vas antik di tengah situasi ekonomi yang sulit menyulut kemarahan masyarakat China.
Penjualan vas antik di tengah situasi ekonomi yang sulit menyulut kemarahan masyarakat China.
Sosok kontroversial yang lahir dari keluarga fasis. Jurus-jurus politiknya mengubah wajah Formula One.
Sosok kontroversial yang lahir dari keluarga fasis. Jurus-jurus politiknya mengubah wajah Formula One.
Mayoritas museum di Indonesia masih menampilkan sisi rekreasi.
Mayoritas museum di Indonesia masih menampilkan sisi rekreasi.
transparant.png
bottom of page