top of page

Cara Panggabean Permalukan Gerombolan Pengacau Keamanan

Setelah melumpuhkan eks pasukan Barisan Harimau Liar yang mengacau keamanan, Maraden Panggabean perintahkan mereka memberi hormat kepada kendaraan bekas korban.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Panggabean (duduk tengah) bersama perwira staf Batalyon 104 Waringin sebelum meninggalkan Pematangsiantar (Foto: repro “Berjuang dan Mengabdi”)

  • 11 Okt 2019
  • 2 menit membaca

MENYUSUL dikeluarkannya pengakuan kedaulatan RI oleh Belanda pada akhir 1949, upaya pemulihan keadaan pun dilakukan di berbagai tempat. Pada Februari 1959, Komandan Batalion 104 Waringin Brigade Tapanuli, TT I Bukit Barisan Mayor Maraden Panggabean mendapat perintah untuk memindahkan pasukannya.


“Agar Batalion 104 berangsur-angsur dipindahkan ke Pematangsiantar, dengan tugas khusus mengambilalih tugas pengamanan daerah Simalungun dari eks Batalion Pengamanan NST, pimpinan Kapten Bisara Sinaga. Dalam tugas tersebut termasuk pembersihan jalan Pematangsiantar-Parapat dari gangguan dan perampokan gerombolan liar Simarmata, eks BHL (Barisan Harimau Liar, red.) yang diusir dari daerah perbatasan Riau-Tapanuli Selatan,” kata Maraden dalam otobiografinya, Berjuang dan Mengabdi.


“Setiap batalion ditugaskan mengadakan patroli di wilayah masing-masing untuk memberantas kaum pengacau yang dimotori oleh sisa-sisa Barisan Harimau Liar itu,” tulis biografi istri Maraden yang ditulis Herry Gendut Janarto, Matiur M. Panggabean, Bunga Pansur dari Balige: Pengabdian dan Keteguhan.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Setelah diculik pengikut Tan Malaka, Sutan Sjahrir bikin perhitungan dengan penangkapan berantai. Adam Malik protes, Sayuti Melik pasrah digelandang ke bui.
bg-gray.jpg
Perdana Menteri Sutan Sjahrir diculik pengikut Tan Malaka, Presiden Sukarno minta Sjahrir dikembalikan.
bg-gray.jpg
Pengikut Tan Malaka menculik Sutan Sjahrir karena dianggap pengkhianat yang menjual tanah air kepada Belanda. Sukarno-Hatta memerintahkan untuk membebaskannya.
bg-gray.jpg
Identified with the god Vishnu and revered as the standard-bearer of all kings, the genealogy and depictions of Purnawarman can be traced in various Tarumanagara inscriptions.
Cerita dari negeri yang jauh, tentang mereka yang menanti dan mengikhtiarkan keadilan.
Cerita dari negeri yang jauh, tentang mereka yang menanti dan mengikhtiarkan keadilan.
Kumpulan lukisan koleksi Istana Kepresidenan kembali dipamerkan di Jakarta. Ada kisah menarik di baliknya
Kumpulan lukisan koleksi Istana Kepresidenan kembali dipamerkan di Jakarta. Ada kisah menarik di baliknya
 Tak hanya nostalgia, film Susi Susanti: Love All mengajak publik menghargai setiap tetes keringat dan air mata atlet di balik prestasi mengharumkan negeri.
Tak hanya nostalgia, film Susi Susanti: Love All mengajak publik menghargai setiap tetes keringat dan air mata atlet di balik prestasi mengharumkan negeri.
Ini tentang ritual penerimaan anggota mafia, tradisi seppuku, dan pesawat khusus untuk kamikaze.
Ini tentang ritual penerimaan anggota mafia, tradisi seppuku, dan pesawat khusus untuk kamikaze.
Artis Hollywood membuat popularitas penyangga payudara berbentuk mirip moncong pesawat menjadi terkenal.
Artis Hollywood membuat popularitas penyangga payudara berbentuk mirip moncong pesawat menjadi terkenal.
Ramadan dalam keseharian tahanan politik. Mematahkan stigma tapol ateis.
Ramadan dalam keseharian tahanan politik. Mematahkan stigma tapol ateis.
transparant.png
bottom of page