top of page

Cerita dari Kota Kelahiran

Situs bersejarah dari PNI, partai nasionalis pertama di Indonesia, tak banyak diketahui publik. Telah beralih tangan pemilik.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Gedung Swarha, di lokasi yang sama Sukarno pernah berkantor di biro arsitek yang didirikannya bersama Ir. Anwari. (Adhie Fahmi/Historia.ID).

22 Sep 2024
4 menit membaca

Diperbarui: 20 Jan

TOKO Indra kini tak seramai dulu lagi. Etalase toko busana itu dihimpit pagar Masjid Agung Bandung yang merangsek masuk hingga menyisakan jarak kurang dari dua meter di depan toko. Dua pegawai tampak berdiri termangu menanti pelanggan yang tak jua mampir ke toko yang berada di bawah gedung Swarha yang terletak di Jalan Asia-Afrika itu.


“Kalau dulu waktu jalan di depan toko belum ditutup, banyak orang datang ke sini. Sesudah perluasan masjid, jalan ditutup, nggak banyak lagi orang datang,” kata Merry, pemilik toko.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
transparant.png
bottom of page