top of page

Cerita Sukarno Nonton Kabaret di Beograd

Josip Broz Tito menjamu sahabatnya, Presiden Sukarno dengan layanan terbaik. Termasuk menyajikan pertunjukan yang menyegarkan mata.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Presiden Sukarno dan Presiden Yugoslavia Josip Broz Tito bercengkrama di Hotel Metropol, Beograd, Yugoslavia, 1961. (ANRI).

31 Jul 2023
2 menit membaca

Diperbarui: 4 Mei

KTT Non Blok di Beograd, Yugoslavia pada September 1961 mempertemukan Presiden Sukarno dengan Presiden Yugoslavia Josip Broz Tito. Sebelumnya, Bung Karno telah tiga kali berkunjung ke Yugoslavia, yakni pada 1956, 1958, dan 1960. Tito selalu menyempatkan diri untuk kunjungan balasan. Saling kunjung itu membuat Tito jadi kenal betul dengan pribadi Sukarno.


“Waktu ada Konferensi Non Blok di Beograd yang namanya Presiden RI kalau mau pergi ke gedung konferensi kerjanya ‘nebeng’ mobilnya presiden tuan rumah, berbeda dengan kepala-kepala negara lain yang disediakan mobil-mobil khusus untuk mereka,” kenang Guntur, putra sulung Bung Karno yang turut serta, seperti dikisahkannya dalam Bung Karno dan Kesayangannya.


Walhasil, Tito punya peran tambahan menjadi tukang antar-jemput Sukarno selain sebagai tuan rumah penyelenggara konferensi. Dia menjemput Bung Karno dari Hotel Metropol, tempatnya menginap ke gedung konferensi. Setelahnya, dia mengantar kembali dari gedung konferensi ke Hotel Metropol.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Gatot Soebroto menjadi tentara Belanda ditentang sang ayah karena tidak ingin anaknya menjadi penindas bangsanya. Dia membuktikan diri sebagai tentara yang peduli kaum lemah hingga dicap sersan gila oleh atasannya.
bg-gray.jpg
Ikut dikirim ke Ambon, Gatot Soebroto dikira keluarganya sudah mati. Masa Pendudukan Jepang membuatnya “menukar” seragam dari KNIL ke PETA.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s long journey to fight for justice for women came to a halt during the Japanese occupation.
bg-gray.jpg
Gatot Soebroto berani dan suka berkelahi, yang berakibat dikeluarkan dari sekolah. Di balik sikap kerasnya, dia baik hati ibarat seharum tanjung tetapi sekeras baja.
Seorang kapten kapal dan dokter menulis catatan harian seputar kehidupan di Batavia.
Seorang kapten kapal dan dokter menulis catatan harian seputar kehidupan di Batavia.
Kolaborasi kelompok teater Belanda-Indonesia di Festival Teater Jakarta. Mengangkat repertoir eks-KNIL dengan trauma dan fantasinya.
Kolaborasi kelompok teater Belanda-Indonesia di Festival Teater Jakarta. Mengangkat repertoir eks-KNIL dengan trauma dan fantasinya.
Dokumenter pahlawan dari Fuentalbilla yang ditempa di La Masia. Memendam beban psikis di balik sifatnya yang kalem dan dingin.
Dokumenter pahlawan dari Fuentalbilla yang ditempa di La Masia. Memendam beban psikis di balik sifatnya yang kalem dan dingin.
Bergeming di bawah hujan salju, ribuan orang di Manchester dan Munich haru biru mengenang 60 tahun tragedi yang menimpa MU.
Bergeming di bawah hujan salju, ribuan orang di Manchester dan Munich haru biru mengenang 60 tahun tragedi yang menimpa MU.
Mengenal sepakbola dari ekspatriat, negeri kecil di Teluk Persia ini tampil di pentas internasional lewat Piala Dunia.
Mengenal sepakbola dari ekspatriat, negeri kecil di Teluk Persia ini tampil di pentas internasional lewat Piala Dunia.
Dengan pendekatan yang kreatif, museum bukan lagi destinasi yang menjemukan.
Dengan pendekatan yang kreatif, museum bukan lagi destinasi yang menjemukan.
transparant.png
bottom of page