- 19 Mei 2018
- 4 menit membaca
Diperbarui: 4 Apr
ROMBONGAN Kerajaan Sunda sudah tiba di dermaga Bubat. Letaknya tak jauh dari Sungai Jetis, di utara Trowulan, ibu kota Kerajaan Majapahit. Mereka datang untuk mengawinkan sang putri, Dyah Pitaloka dengan Hayam Wuruk, raja Majapahit.
Barang-barang pun segera diturunkan dari kapal. Oleh para prajurit Majapahit, barang-barang itu diangkut ke bangsal paseban.
“Barang-barang kami jangan disimpan di paseban!” tegur salah seorang patih Sunda tiba-tiba.
“Memang kenapa?” tanya prajurit keheranan.
“Paseban itu hanya untuk menyimpan upeti dari daerah jajahan,” kata sang patih.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















